BPBD Kota Banjar Keluarkan Surat Edaran Antisipasi Bencana

SENIN, 27 FEBRUARI 2017

BANJAR — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar, Jawa Barat,  mengeluarkan Surat Edaran tentang Imbauan Dalam Rangka Penanggulangan Risiko Bencana Banjir dan Tanah Longsor, serta Perkiraan Cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), bahwa akan terjadi curah hujan yang sangat tinggi mulai bulan Februari sampai dengan bulan Maret 2017 nanti, kepada 25 desa dan kelurahan di 4 kecamatan se-Kota Banjar, untuk mewaspadai bencana  banjir dan longsor yang mungkin akan kembali menimpa mayarakat di musim penghujan ini.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, Yayan Herdiaman, SH., M.Si.

Surat edaran  bernomor 360/ 02/BPBD/2017  tertanggal 27 Februari 2017  tersebut, berisi imbauan agar para pemangku kebijakan di masing-masing desa/kelurahan/kecamatan dan SKPD lainnya, selalu siaga bersama para relawan kebencanaan saat bencana datang.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, Yayan Herdiaman, SH., M.Si., mengatakan, surat edaran siaga bencana ini dikeluarkan berdasarkan hasil rapat koordinasi tentang antisipasi cuaca ekstrim dan musim penghujan, terutama  hasil perkiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dan menindaklanjuti Surat Edaran Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Barat, Nomor : 360/172/BPBD/II/2017 Tanggal 20 Februari 2017. Bahwa wilayah Jawa Barat dan sekitarnya  pada Bulan Februari 2017 sampai dengan Maret 2017 akan terjadi curah hujan dengan intensitas tinggi sehingga sangat berpeluang  untuk terjadi bencana banjir dan longsor. Maka diminta masyarakat untuk mewaspadainya terutama yang tinggal di daerah rawan bencana banjir.

“Kondisi cuaca dan iklim pada bulan ini sudah mulai turun hujan, sebagai langkah antisipasi kita mengajak para Kepala Desa/Kelurahan/Kecamatan dan SKPD lainnya, di wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, untuk melakukan langkah-langkah prefentif,” kata Yayan, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/02/2017).
Yayan menjelaskan beberapa langkah tersebut di antaranya mengajak kepada masyarakat di wilayah Kota Banjar, untuk:
1.    Mengamankan tanggul-tanggul di sepanjang aliran Sungai Citanduy, Ciseel, Cijolang, serta aliran sungai lainnya.
2.    Penguatan tebing, reboisasi, tidak membuat bangunan dan kolam ditempat curam atau tebing.
3.    Tidak membuat bangunan di daerah rawan banjir dan longsor
4.    Memastikan saluran air dan drainase tidak tersbumbat.
5.    Memangkas pohon di sekitar pemukiman.
6.    Mengoptimalkan personil Perlindungan Masyarakat (Linmas) yang ada di masing-masing. Desa/Kelurahan dalam rangka kewaspadaan bencana.
7.    Menyiapkan sarana dan prasarana tanggap darurat banjir dan longsor.
8.    Menyiapkan informasi kepada warga masyarakat yang ada di lokasi rawan bencana agar selalu waspada.
9.    Apabila terdapat potensi dan kejadian bencana segera hubungi pihak BPBD Kota Banjar, Jawa Barat, di Nomor :
–    Kantor BPBD : (0265) 743561
–    Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan : 082 118 471 080 (Pa Asep Setiadi)
–    Kasi Kedaruratan dan Logistik : 085 323 011 066 (Pa Kuslan)
–    Kasi Rehabilitasi dan Rekontruksi : 081 324 020 164 (Pa Umar)

 “Langkah ini diharapkan dapat dijadikan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi bencana saat musim hujan,” jelasnya.

BPBD Kota Banjar mengeluarkan 9 butir imbauan kepada para Kepala Desa/Kelurahan/Kecamatan dan SKPD lainnya, untuk dilaksanakan dan disosialisasikan kepada seluruh masyarakat di wilayah Kota Banjar.

 Jurnalis: Baehaki Efendi / Editor: Satmoko / Foto:  Baehaki Efendi


Lihat juga...