Semua Jenazah Korban KM Zahro Express Dibawa ke RS Polri Sukanto Jakarta Timur

RABU, 4 JANUARI 2017

JAKARTA — Pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memastikan seluruh korban meninggal dunia maupun korban yang masih hilang alias belum ditemukan dalam musibah tragedi terbakarnya Kapal Motor (KM) Zahro Express akan langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri Raden Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur. Semua jenazah korban KM Zahro Ecpress memang sengaja dibawa ke RS Raden Said Sukanto, salah satu tujuannya untuk memudahkan Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri terkait pengungkapan  atau mengidentifikasi jenazah yang sulit dikenali. Banyak korban meninggal akibat menderita luka bakar 100 persen maupun korban meninggal dunia karena tenggelam setelah mereka melompat terjun ke laut untuk menyelamatkan diri.

Brigjen Pol. Didi Agus Mintadi, Karumkit (RS) Raden Said Sukanto.

Hingga saat ini, sedikitnya terdapat  23 jenazah korban tragedi musibah terbakarnya KM Zahro Express yang meninggal dunia. Perinciannya masing-masing 15 jenazah sudah berhasil teridentifikasi dan sudah diserahkan secara langsung oleh pihak RS Raden Said Sukanto kepada perwakilan keluarga korban yang bersangkutan, sedangkan 8 jenazah lainnya hingga saat ini masih dalam tahap proses identifikasi.

Berdasarkan pantuan Cendana News langsung dari RS Raden Said Sukanto, hingga Rabu petang (4/1/2017) hingga pukul 18:00 WIB, belum tanda-tanda kedatangan jenazah lagi. Namun, pihak keluarga yang merasa kehilangan salah satu anggota keluarganya tampak terlihat terus berdatangan di Gedung Sentra Visum dan Medikolegal, RS Raden Said Sukanto.

Brigjen Pol. dr. Didi Agus Mintadi, Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Sukanto menyatakan untuk memudahkan koordinasi dan proses identifikasi jenazah korban KM Zahro Express, maka seluruh jenazah yang sudah ditemukan namun belum berhasil teridentifikasi atau jenazah yang masih dalam pencarian semuanya dibawa ke RS Raden Said Sukanto.

“Jenazah yang telah teridentifikasi akan langsung kita serahkan kepada perwakilan pihak keluarga korban masing-masing,” katanya di RS Raden Said Sukanto, Rabu petang (4/1/2017).

Di tempat terpisah, Tim Search And Rescue (SAR) hingga hari keempat masih terus berusaha melakukan upaya pencarian terhadap beberapa penumpang KM Zahro Express yang hingga saat ini masih hilang alias belum ditemukan. Mereka diperkirakan tenggelam di sekitar perairan Muara Angke, Jakarta Utara.

Rabu pagi (4/1/2017), seorang nelayan yang kebetulan sedang melaut berhasil menemukan satu jenazah pemumpang KM Zahro Express yang sedang mengapung di perairan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Jenazah tersebut belakangan teridentifikasi atas nama Bernard Christopher. Jenazah Bernard Christopher petang tadi telah diserahkan secara langsung oleh pihak RS Raden Said Sukanto kepada perwakilan pihak keluarga.

Jurnalis: Eko Sulestyono / Editor: Satmoko / Foto: Eko Sulestyono

Lihat juga...