Menhub Budi Karya Sampaikan Bela Sungkawa pada Korban KM Zahro Express

SENIN, 2 JANUARI 2017

JAKARTA — Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, didampingi Pelaksana Tugas Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Sumarsono, menjenguk korban luka terbakarnya KM Zahro Express, yang hingga kini masih menjalani perawatan intensif di Ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit POLRI Raden Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (2/1/2017).
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi (kanan) sedang berbincang dengan keluarga korban di RS Raden Said Sukanto Jakarta Timur.
Rombongan Menteri Perhubungan didampingi Plt Gubernur DKI Jakarta tiba sekitar pukul 13:30 WIB, dan langsung menjenguk salah-satu korban KM Zahro Express yang masih menjalani perawatan. Tak lama kemudian, Menhub juga mendatangi Gedung Sentra Visum dan Medikolegal yang letaknya berdekatan.
Setiba di Gedung Sentra Visum dan Medikolegal yang dipadati puluhan keluarga korban yang sedang menunggu giliran melakukan proses identifikasi, Budi Karya menyampaikan rasa bela sungkawanya. “Saya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Bapak Sumarsono Plt. Gubernur DKI Jakarta, atas nama Pemerintah mengucapkan turut berduka-cita dan berbela sungkawa atas musibah terbakarnya KM Zahro Express. Semoga para korban yang meninggal dunia diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga korban yang ditinggalkan semoga diberi ketabahan dan kekuatan untuk menerima cobaan ini,” ujarnya.
Budi juga mengatakan, saat ini Pemerintah Pusat sudah berkoordinasi dengan Pemerintah DKI Jakarta dan instansi terkait lainnya, dan terus berusaha memberikan  berbagai bantuan atau pertolongan secara maksimal, baik kepada korban yang sudah meninggal dunia maupun korban yang masih hidup. Sedangkan korban lainnya yang hingga saat ini masih belum ditemukan sedang dalam pencarian yang melibatkan Tim Search And Rescue (SAR) Gabungan.
Korban tersebut diketahui  mengalami luka-luka serius akibat musibah terbakarnya Kapal Motor (KM) Zahro Express yang saat itu diperkirakan sedang mengangkut sekitar 200 orang pemumpang. Tak lama setelah berangkat, kapal naas tersebut mengalami musibah kebakaran saat baru saja berangkat dari Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara dengan tujuan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Minggu pagi (1/1/2017).

Jurnalis : Eko Sulestyono / Editor : Koko Triarko / Foto : Eko Sulestyono

Lihat juga...