KAMIS 5 JANUARI 2017
YOGYAKARTA—Sepintas, merawat atau memelihara tanaman hias memang terlihat mudah. Namun ternyata tak semua orang bisa melakukannya. Butuh kesabaran, ketekunan serta pengetahuan yang cukup untuk bisa membuat tanaman hias dapat tumbuh subur dan berbunga, sekaligus terlihat indah.
![]() |
| Pedagang tanaman hias asal Bandung, Abung Hidaya (69), menunjukkan koleksinya di kios tanaman hias di Jalan Kenari Yogyakarta. |
Salah seorang pedagang tanaman hias asal Bandung, Jawa Barat, Abung Hidaya (69), warga Gindosuli, Baciro, Gondokusuman, Yogyakarta, yang memiliki kios tanaman hias di Jalan Kenari Yogyakarta, menurutkan terdapat beberapa jenis tanaman hias yang bisa dikelompokkan. Yang pertama adalah tanaman hias bunga seperti mawar, melati, kamboja, krisan, bugenvile dan sebagainya. Lalu ada tanaman hias daun tanpa bunga yang lebih dinikmati bentuk corak ataupun warna daunnya. Antara lain seperti keladi, suflir, lili paris, kuping gajah hingga algonema.
Selain itu ada pula tanaman hias berupa bonsai atau tanaman kerdil yang ditanam di dalam pot, tanaman anggrek yakni tanaman yang menumpang pada media tertentu atau tanaman lain, Kaktus yakni tanaman berduri yang mampu bertahan dalam kondisi minim air, hingga jenis tanaman buah dalam pot atau lebih dikenal dengan istilah tabulampot.
“Setiap jenis tanaman hias memiliki karakteristik sendiri-sendiri yang berbeda-beda. Sehingga perlakuan dan perawatannya pun juga berbeda satu sama lainnya,” ujarnya.
Lelaki yang telah lebih dari 50 tahun menggeluti dunia tanaman hias sejak 1960an silam ini menuturkan kunci untuk memelihara tanaman hias karena kecintaan. Tanpa adanya rasa suka atau senang, seseorang akan kesulitan merawat dan memelihara tanaman. Namun jika seseorang telah menyenangi dan mencintai tanaman hias, tentu secara otomatis akan muncul kemauan untuk senantiasa merawat setiap tanaman yang dipelihara.
“Tanaman hias yang berbunga itu lebih menyukai sinar matahari. Sementara tanaman hias daun tidak terlalu. Bahkan ada beberapa jenis yang bisa ditanam di dalam ruangan. Kalau angrek beda lagi, ia lebih menyukai kondisi lembab. Sementara kaktus tidak boleh ditanam di media yang terlalu banyak mengandung air, ” jelasnya.
Selain mengetahui karakteristik setiap tanaman hias yang ditanam, yang juga harus diperhatikan dalam hobi tanaman hias adalah terkait pemberian pupuk serta mengenal jenis penyakit dan cara penanggulangannya. Dengan banyak membaca reverensi ataupun bertanya sesama penghobi, seorang pecinta tanaman hias akan semakin tahu dan paham bagaimana harus memperlakukan setiap tanaman peliharaannya.
“Dalam bidang apapun ilmu itu sangat penting. Termasuk juga dalan memelihara tanaman hias. Tanpa ilmu dan pengetahuan yang cukup, tentu akan sulit. Karena itu kita harus memiliki kemauan untuk selalu belajar. Baik dari pengalaman sendiri atau dari pengalaman orang lain,” katanya.
![]() |
| Tanaman hias angrek bulan. |
Jurnalis : Jatmika H Kusmargana/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Jatmika H Kusmargana
