SELASA, 17 JANUARI 2017
SOLO — Jelang perayaan tahun baru Imlek 2017, Kelurahan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah, siap menggelar Grebeg Sudiro. Kelurahan yang notabenenya banyak warga dari etnis Tionghoa ini akan mengkirabkan 4.000 kue keranjang. Ketua Panitia Grebeg Sudiro Wahyu Sugiarto, mengatakan, akan ada sekitar 50 peserta yang mengikuti Grebeg, yang berasal dari berbagai Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Kota Solo.
![]() |
| Kampung Sudiroprajan. |
“Seluruh gunungan kue keranjang nanti akan diperebutkan warga. Kirab sendiri akan dihadiri ribuan warga Sudiroprajan dari berbagai unsur masyarakat,” ujarnya, Selasa (17/1/2017).
Sementara itu, 4.000 kue keranjang merupakan sumbangan dari warga di Sudiroprajan. Selain kue keranjang, Grebeg Sudiro juga akan mengarakkan 13 gunungan lain hasil potensi warga. Seperti kue bakpao, kue onde-onde, hasil bumi, gunungan buah dan lain sebagainya. “Selain itu, nanti akan ada 12 shio simbol tahun china,” ujarnya.
Disebutkan lagi, dalam Grebeg yang dihelat oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Sudiroprajan pada tahun ke 10 ini, mengambil tema potensi warna dalam kebhinekaan. Tema ini sengaja diambil untuk menggambarkan keberagaman warga di Sudiroprajan. “Kita ingin menunjukkan pluralisme yang ada di Sudiroprajan, bagaimana budaya Jawa dengan Tionghoa ini bersatu,” terangnya.
Warna dalam kebhinekaan yang ada di Kelurahan Sudiroprajan tak hanya dalam akulturasi budaya. Jauh dari itu, perpaduan bahkan pernikahan antara warga Jawa dengan etnis Tionghoa telah terbentuk sejak puluhan tahun silam. “Ini kenapa alasan kuat, pluralisme warga kami sangat erat. Demikian juga peserta grebeg nanti, tidak hanya dari kalangan Tionghoa, tetapi juga dari suku Jawa juga,” imbuhnya.
Grebek Sudiro sendiri bakal digelar pada 22 Januari 2017. Kendati demikian, rangkain grebeg telah dimulai jauh hari sebelumnya. Salah-satunya adalah lomba lampion untuk SMA/SMK di Solo Raya. Selain itu, LPMK Sudiroprajan juga menggelar wisata perahu hias, Umbul Mantram, dan puncaknya pesta kembang api.
Grebeg Sudiro akan dipusatkan di Depan Pasar Gedhe dan Balaikota. Saat ini berbagai persiapan telah dilakukan. Di antaranya pemasangan lampion di sepanjang Jalan Jendral Soedirman, dan Jalan Urip Sumoharjo. “Puncak rangkaian Imlek ini akan digelar car free night dan pesta kembang api. Kita harapkan, dengan Grebeg Sudiro ini dapat mempererat budaya Jawa dengan Tionghoa,” pungkasnya.
Jurnalis : Harun Alrosid / Editor : Koko Triarko / Foto : Harun Alrosid