Geledah Sejumlah Ruang, KPK Amankan Berkas OPD Baru dari Ruang Setda Klaten

SENIN, 2 JANUARI 2017

SOLO — Pasca penangkapan Bupati Klaten, Jawa Tengah, Sri Hartini, Jumat (30/12/2017) lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan penggledahan di sejumlah tempat yang berkaitan dengan kasus orang nomor satu di Klaten tersebut, antara lain di Rumah Dinas Bupati serta sejumlah ruang kerja di Kantor Sekretariat Daerah Klaten, Senin  (2/1/2017). 
Petugas KPK sita sejumlah dokumen dari Kantor Setda Kabupaten Klaten.
Penggledahan terhadap sejumlah tempat yang berkaitan dengan dugaan kasus suap mutasi jabatan dengan tersangka Bupati Klaten, Sri Hartini, dilakukan estafet. Sejak pagi menjelang siang, KPK melakukan penggledahan mulai dari Rumah Dinas Bupati yang ada di Jalan Pemuda Klaten,  hingga komplek Ruang Kerja di Kantor Sekretariat Daerah Klaten. 
Setidaknya, terdapat 5 ruang kerja di Kompleks Setda Klaten yang diperiksa hingga Senin petang ini. Antara lain, ruang Bupati, ruang Sekretaris Derah (Sekda), ruang Ajudan Bupati, ruang Kepala Dinas Kepegawaian Daerah (BKD) dan ruang  Kepala Bidang Mutasi (Kabid Mutasi) BKD Klaten. “Saya hanya diminta untuk menyaksikan beberapa ruang saja,” ungkap Kepala BKD Klaten, Sartiasto, kepada awak media, usai penggledahan petugas KPK, petang ini.
Sartiasto membenarkan, jika petugas KPK melakukan penggledahan di 5 ruang secara terpisah di Setda Klaten. Dari penggledahan itu, KPK mengamankan sejumlah dokumen-dokumen dari Setda Klaten. Dokumen itu, katanya, berkaitan dengan daftar pejabat yang masuk dalam Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Baru. “Kalau dulu namanya SOTK (Struktur Organisasi dan Tata Kerja –red). Dokumen-dokumen itu yang dibawa,” terangnya. 
Disebutkan pula, di ruang Kepala BKD, petugas KPK tidak membawa dokumen apapun. Namun, dari Ruang Kabid Mutasi BKD, KPK membawa 12 bandel dokumen berisi pejabat yang masuk dalam OPD baru tersebut. “Jumlahnya 12 bandel yang dibawa dari Ruang Kabid Mutasi. Untuk yang lainnya jumlahnya bermacam-macam,” jelasnya. 
Selain membawa dalam bentuk dokumen, KPK juga telah menkopi seluruh data yang ada di dalam komputer di Ruang Kabid Mutasi BKD.  “Seluruh ruangan diperiksa, termasuk data dalam komputer dicopy sama petugas,” imbuhnya. 
Namun demikian, mengaku Sartiasto tidak mengetahui secara persis apa saja yang diamankan dari Ruang Bupati, Sekda maupun Ajudan Bupati tersebut. “Saya hanya diminta ikut menyaksikan saat membuka pintu saja. Apa saja yang dibawa kurang tahu,” pungkasnya.

Jurnalis : Harun Alrosid / Editor : Koko Triarko / Foto : Harun Alrosid

Lihat juga...