JUMAT, 13 JANUARI 2017
YOGYAKARTA — Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY, menargetkan seluruh sekolah mulai dari tingkat SMA/SMK hingga SMP di DIY dapat menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang rencananya akan digelar pada bulan April-Mei mendatang. Hal itu disampaikan Kepala Seksi Perencanaan Pendidikan Menengah Dikpora DIY, Bachtiar Nur Hidayat, Jumat (13/01/2017).
![]() |
| Kepala Seksi Perencanaan Pendidikan Menengah Dikpora DIY, Bachtiar Nur Hidayat. |
Bachtiar menyebut, mayoritas sekolah di DIY khususnya di tingkat SMA/SMK secara fasilitas dianggap telah mampu untuk menggelar UNBK. Sementara hanya sebagian kecil sekolah saja yang dinilai belum memiliki kesiapan fasilitas berupa komputer untuk menggelar UNBK. Namun hal itu dapat disiasati dengan menggabungkan pelaksanaan UNBK di sekolah lain terdekat yang memiliki fasilitas pendukung.
“Untuk tingkat SMK, sebagian besar sekolah di DIY memang sudah menggelar UNBK pada 2016 lalu. Hanya sebagian kecil saja yang digabung. Sedangkan untuk tingkat SMA tahun lalu memang belum banyak yang menggelar UNBK. Bukan karena secara fasilitas tidak punya. Namun lebih karena kesiapannya saja. Sehingga untuk tahun ini ditargetkan semua sudah siap,” ujarnya.
Untuk tingkat SMP sendiri, tahun lalu memang belum satu pun sekolah di DIY yang melaksanakan UNBK. Namun tahun ini diharapkan semua sekolah SMP bisa melaksanakan UNBK. Sekolah yang secara fasilitas belum memenuhi, nantinya dapat melaksanakan UNBK di sekolah lain yang secara fasilitas telah memenuhi. Hal itu dinilai tidak akan memberatkan karena secara akses, wilayah DIY sangat mendukung
“Pemerintah pusat tahun ini memang medorong agar semua sekolah bisa menggelar UNBK. Karena dengan sistem ini pelaksanaan ujian lebih efektif baik secara waktu maupun biaya. Secara teknis pelaksanaan, integritas atau kejujuran siswa saat ujian juga lebih bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Untuk mendukung pelaksaaan UNBK bagi semua sekolah tersebut, pemerintah pusat telah mengatur pelaksaan jadwal ujian secara matang. Sehingga memungkinkan apabila terdapat sekolah yang harus mengikuti ujian di sekolah lain.
“Tahun ini ujian untuk tingkat SMA hanya sebanyak 4 mata pelajaran saja. Yakni matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris serta satu mapel pilihan sesuai jurusan siswa. Kalau tahun lalu kan ada 6 mapel. Dimana 3 mapel bidang penjurusan diujikan semua. Namun tahun ini hanya dipilih salah satu saja,” ujarnya.
Terkait pelaksanaan UNBK ini, pihak Dikpora DIY telah menginstruksikan semua sekolah mempersiapkan diri. Pihak sekolah yang dinilai siap dan mampu menggelar UNBK tidak boleh menolak.
“Hampir semua sekolah sudah menyatakan siap. Jadi ya tidak dipaksakan, karena memang di DIY pelaksanaan UNBK bagi semua sekolah memungkinkan. Sampai saat ini kita masih melakukan pendataan, mana sekolah yang memungkinkan menggelar UNBK dan mana yang harus digabung,” ujarnya.
Jurnalis: Jatmika H Kusmargana /Editor: Satmoko / Foto: Jatmika H Kusmargana