Pembekalan Calon Pengantin, Upaya Baru Bapemas Surabaya Cegah Kekerasan Pada Anak

SABTU, 10 DESEMBER 2016
SURABAYA — Kepala Badan Pemberdayaan Ekonomi dan Masyarakat Keluarga Berencana (Bapemas KB) Kota Surabaya, Nanis Chairani, membeberkan program baru pencegahan kekerasan pada anak ditujukan bagi calon pengantin baru berupa pembekalan. Langkah ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kekerasan pada anak. 
Nanis Chairani, Kepala Bapemas KB Kota Surabaya.
“Pembekalan kepada calon pengantin ini tujuannya agar calon pengantin yang akan memasuki dunia baru yakni berkeluarga, bisa lebih siap. Nantinya kami akan sharing program dan materi dengan KUA yang akan disampaikan untuk calon pengantin,” kata Nanis, Jumat (9/12/2016). 
Nanis menjelaskan, materi yang diberikan bisa dari sisi agama dan juga sosial. Dengan adanya pembekalan tersebut, diharapkan pengantin baru lebih siap untuk berkeluarga. Siap dalam arti tidak hanya membayangkan senang-senangnya saja pasca menikah. Tetapi, memahami jika ada kewajiban dan tugas yang mungkin nanti terasa berat. 
Nanis menambahkan, program baru dari Bapemas ini akan direalisasikan mulai tahun 2017 mendatang. Selain itu, Bapemas perlu melakukan pembekalan ini karena berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tim Bapemas, seringnya terjadi kekerasan pada anak berawal dari ketidak-harmonisan keluarga. Pada beberapa kasus, kekerasan anak terjadi karena broken home yang berakhir pada perceraian.
“Harapannya supaya menguatkan mereka dalam memasuki dunia baru. Bahwa ini bukan main-main, tetapi punya tanggung-jawab besar. Apalagi, bila mempunyai anak. Dan, ketika mereka ada masalah, jangan kemudian langsung memutuskan bercerai,” tutupnya. 

Jurnalis : Nanang WP / Editor : Koko Triarko / Foto : Nanang WP

Lihat juga...