Korban Gempa Pidie Jaya Butuh Darah

RABU 21 DESEMBER 2016

ACEH UTARA—Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara, meminta mahasiswa, dosen, dan stafnya untuk melakukan donor darah. Darah dari donatur tersebut akan digunakan untuk kebutuhan pasien korban gempa Aceh yang hingga saat ini masih dirawat di sejumlah rumah sakit.
Tim Dokter Unimal merawat korban gempa Pidie Jaya.
Rektor Unimal, Apridar, kepada Cendana News, Rabu (21/12/2016), mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan setelah pihaknya mendapat informasi bahwa stok darah di daerah gempa tersebut kosong. Sementara sejumlah pasien yang hingga saat ini masih dirawat di rumah sakit membutuhkan stok darah.
“PMI menghubungi kami 20 Desember 2016 sore, agak dadakan. Meski begitu, kita sepakat menggelar donor darah untuk meringankan beban saudara kita yang tertimpa musibah gempa di Pidie, Pidie Jaya dan Bireuen,” ujar Apridar.
Setelah menerima kabar tersebut lanjut Apridar, ia langsung meminta sejumlah pihak termasuk pimpinan organisasi mahasiswa untuk terlibat mendonorkan darah. Ia juga mengimbau kepada seluruh dosen dan karyawan.
Kegiatan donor darah, lanjut Apridar, rencananya akan dipusatkan kegiatannya di depan gedung dekanat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unimal Kompleks Kampus Bukit Indah. Ia berharap bisa mendapa banyak donor dari kegiatan tersebut.
“Sehingga kantung darah tersebut bisa segera dibawa ke Rumah Sakit Umum Pidie dan Rumah Sakit Umum dr Fauziah Bireuen, dua rumah sakit yang masih merawat korban gempa. Dan semoga apa yang kita lakukan bisa meringankan beban saudara kita yang menjadi korban gempa,” pungkas Apridar.
Jurnalis: Zulfikar Husein/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Zulfikar Husein
Lihat juga...