Komandan Kodim 1613 Sumba Barat, Minta Babinsa Lebih Giat Memotivasi Petani

SENIN, 19 DESEMBER 2016

WAIKABUBAK – Komandan Distrik Militer (Dandim) 1613 Sumba Barat, meminta kepada para Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang ada di wilayah Kodim 1613 Sumba Barat, agar lebih giat lagi memberikan motivasi kepada masyarakat petani dalam mengolah lahan pertanian.
Dandim 1613 Sumba Barat bersama Plt. Kadis Pertanian Sumba Barat dan petani melakukan tanam perdana padi dengan sistem tanam Jajar Legowo.
Demikian disampaikan Dandim 1613 Sumba Barat Letkol Inf. Fifin Zudi Syaifuddin, S.Pd., saat apel Danramil dan Babinsa di Aula Makodim 1613 Sumba Barat, Senin (19/12/2016). Dalam rilis yang diterima Cendana News, Dandim Fifin menekankan, kegiatan apel Danramil Babinsa ini adalah program kerja yang harus dilaksanakan sebagai pertanggung-jawaban kepada pimpinan.

“Kegiatan ini menindak-lanjuti pengarahan Kasad dalam kegiatan apel Dansat. Kasad menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas prestasi dan kinerja TNI AD, Kodam, Korem dan Kodim dalam menyukseskan program dan pertanian,” tuturnya.

Dandim Fifin juga mengatakan, Kodim 1613 Sumba Barat mendapatkan penghargaan atas luas tambah tanam melebihi seratus persen dan ini sesuai  program pemerintah terkait masalah pertanian agar tahun 2017 bisa sukses swasembada pangan.

“Saya harapkan dalam melaksanaan tugas, jangan suka mengeluh dan menanyakan upah dan lainnya, tapi bekerjalah dengan penuh tanggung-jawab dan dedikasi tinggi untuk membantu petani, demi suksesnya program swasembda pangan,” pintanya.

Apa yang telah dicapai sekarang, kata Letkol Fifin, jangan merasa puas dahulu. Tapi, hendaknya dijadikan motivasi ke depan agar lebih baik, karena apa yang dilakukan saat ini pasti ada hikmah dan kelak menjadi amal.
Dandim 1613 Sumba Baratbersama Plt.Kadis Pertanian Sumba Barat dan petani melakukan tanam  perdana padi dengan sistem tanam Jajar Legowo.
Sementara itu Plt. Kadis Pertanian Sumba Barat Ir. Amos R. Dida mengatakan, dengan kehadiran TNI, dalam hal ini Kodim 1613 Sumba Barat, terjun mendampingi petani, bisa membantu dan membimbing petani. “Atas nama pemerintah daerah dan dinas pertanian mengucapkan banyak terimakasih. Upaya khusus bukan hal baru. Tetapi, sudah 2 tahun kita laksanakan dalam meningkatkan produksi hasil pertanian dan tercapainya swasembada pangan,” tuturnya.

Sebagus apapun kita di lapangan, tegas Amos, bila tak didukung oleh petani semuanya akan sia-sia. Karena itulah perlunya kita memberikan pengertian, kesadaran dan bimbingan agar petani mendukungnya.

Saat ini, lanjutnya, luas tambah tanam di Sumba Barat sudah melebihi dari target yang ditentukan. Laporan  harus sama dengan fakta di lapangan dan luas tambah tanam supaya ditingkatkan, seperti yang dilakukan tahun 2015 dan 2016. “Saya harapkan kepada Babinsa, bila di lapangan menemukan petugas penyuluh pertanian dan petugas lainnya terlambat, jangan segan-segan untuk menegur demi petani kita,” pesannya.

Saat ini, beber Amos, petani kurang berminat menanam jagung dikarenakan pemasaran dan harga yang kurang bagus, dan perlu diberikan pengertian agar petani mau menanam jagung. Sebab, masih banyak lahan tidur yang belum dimanfaatkan dengan baik.

Keterlambatan pupuk, tandasnya, dikarenakan baru ditandatangani di tingkat Kementrian, sehingga pupuk lambat tiba di tangan petani yang berada di daerah, meski musim tanam sudah berlangsung. “Petani terlebih dahulu melaksanakan penanaman, sehingga stok pupuk untuk bulan ini belum tersedia di importir,” paparnya.

Kendala-kendala ini, sebut Amos, terjadi di lapangan dan hendaknya petani diberi pengertian agar bisa memahamai permasalahan ini, karena tidak ada maksud dari pemerintah untuk mempersulit petani kita. “Suatu saat nanti, petani kita merasakan manfaat dan hasil dari yang kita perbuat sekarang, demi kesejahteraan petani, masyarakat dan bangsa,” pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan penanaman padi varietas Ciherang menggunakan sistim tanam Jajar Legowo 2-1 di lahan anggota Poktan Karya Mandiri, di Kampung Lediwatu, Kelurahan Wekerow, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat.

Hadir dalam kegiatan penanaman padi, Dandim 1613 Sumba Barat, Letkol Inf. Fifin Zudi Syaifuddin S.Pd., Kasdim 1613 Sumba Barat Mayor inf. Kasim Khalil S.Ag., Plt. Kadis Pertanian Ir. Amos R Dida. Turut hadir pula, Pasiterdim 1613 Sumba Barat, Danramil 01- Loli, Danramil 02- Laratama, anggota Kodim dan Koramil sebanyak 15 orang serta anggota kelompok Tani  Karya  Mandiri sebanyak 40 orang.

Jurnalis : Ebed De Rosary / Editor : Koko Triarko / Foto : Ebed De Rosary

Lihat juga...