JUMAT, 16 DESEMBER 2016
JAKARTA — Peluncuran kalender wisata Lombok-Sumbawa 2017 merupakan upaya promosi demi peningkatan kunjungan serta lama tinggal wisatawan ke Nusa Tenggara Barat (NTB). Target yang ingin dicapai adalah 4 juta kunjungan wisatawan selama tahun kunjungan wisata pada 2017.
| Lokasi Pesta Rakyat Bau Nyale di pesisir pantai Lombok Tengah. |
Target yang cukup masuk akal mengingat program pariwisata Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia juga memiliki target kunjungan 15 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan pergerakan 265 juta wisatawan Nusantara (wisnus) di Tanah Air pada 2017.
Berikut kegiatan-kegiatan dalam kalender wisata Lombok-Sumbawa 2017 atau dikenal dengan Calender of Event Lombok-Sumbawa 2017:
1. Lombok-Sumbawa Great Sale (Januari-Februari 2017)
Merupakan even promosi bagi setiap wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan Nusantara (wisnus) yang berkunjung ke Lombok-Sumbawa akan mendapatkan potongan harga mulai dari tiket, paket tour dan bahkan diskon belanja. Pada bulan wisata ini, semua wisatawan akan dimanjakan dengan segala kemudahan dan kesenangan berbelanja.
2. Pesta Rakyat Bau Nyale (Februari 2017)
Pesta Rakyat Bau Nyale merupakan Core Event kegiatan budaya di pesisir pantai selatan Pulau Lombok tepatnya di Pantai Kuta, Seger dan Aan Lombok Tengah. Bau Nyale ini adalah suatu kejadian alam yang diabadikan dalam legenda Puteri Mandalika yang bijaksana dan menjadi rebutan untuk dipersunting beberapa putera mahkota kerajaan-kerajaan Lombok. Untuk menghindari terjadinya perang, maka puteri memilih berkorban menceburkan dirinya ke laut. Setelah kejadian itu, dikisahkan sang puteri berubah wujud menjadi nyale (cacing wawo) untuk dinikmati semua masyarakat. Legenda ini terus melekat di kalangan rakyat Lombok.
3. Festival Pesona Lawata (Maret-April 2017)Sebagai daerah penghasil ternak kuda, masyarakat Kabupaten Bima melestarikan dan membudayakan Pacoa Jara Tradisional atau biasa disebut dengan pacuan kuda sebagai atraksi budaya unik ungkapan kegembiraan penduduk lokal menyambut hari-hari besar. Salah satu keunikan Lawata adalah joki atau penunggang kuda adalah anak-anak usia di bawah 10 tahun. Walau begitu, keterampilan serta mental mereka dalam berkuda tidak kalah dengan joki-joki dewasa nasional maupun internasional. Acara ini akan menjadi salah satu kegiatan spektakuler di Festival Pesona Lawata.
| Pacoa Jara atau pacuan kuda khas Bima, Sumbawa, di Festival Pesona Lawata. |
4. Tour de Lombok (5-9 April 2017)
Tour de Lombok adalah perlombaan sepeda jalan raya (road race) berkategori UCI 2.2 yang digagas untuk memberikan nilai kompetisi lebih besar mengingat antusiasme masyarakat Indonesia dan dunia terhadap olah raga jenis ini begitu besar. Selain itu, perhelatan ini dapat dijadikan salah satu wadah baru untuk menemukan bakat-bakat terpendam yang dimiliki Indonesia dalam olah raga sepeda. Dari sisi lain olah raga, ajang Tour de Lombok ingin memperkenalkan salah satu potensi wisata terbesar yang dimiliki Indonesia.
5. Festival Pesona Tambora (11-19 April 2017)
Pada 10 April 1815, Gunung Tambora Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meletus dengan sangat dahsyat, bahkan jauh lebih dahsyat dari letusan Gunung Krakatau 1883. Sampai 2017, peristiwa ledakan dahsyat tersebut sudah memasuki usia ke-202. Untuk memperingati kejadian itu, Pemerintah Provinsi NTB akan menggelar festival peringatan bertajuk Festival Pesona Tambora. Setelah sukses pada 2016, Tambora Menyapa Dunia akan dijadikan acara pariwisata dan budaya tahunan NTB. Beragam pertunjukan akan disajikan di acara tersebut.
6. Rinjani 100 2017 (5-6 Mei 2017)
Lomba lari jarak jauh ini merupakan acara tahunan yang diikuti kurang lebih 18 negara yang dilaksanakan pada setiap minggu keempat bulan Juli. Pada ajang ini para peserta lomba lari dapat menguji nyali mereka untuk berlari di area kaki Gunung Rinjani yang memiliki keindahan luar biasa. Kegiatan ini dimulai pada tengah malam hingga menjelang Subuh. Lomba lari jarak jauh ini juga selalu diikuti pelari-pelari ternama baik dari dalam maupun luar negeri.
![]() |
| Rute para pelari dalam Rinjani 100 2017. |
7. Festival Mutiara Lombok-Sumbawa (Juni 2017)
NTB akan melaksanakan kegiatan Festival Mutiara Lombok-Sumbawa (FMLS) ke-7 bertempat di kawasan Wisata Senggigi pada Juni 2017. Tujuan pelaksanaan kegiatan FMLS 2017 adalah untuk lebih memperkenalkan Lombok sebagai daerah penghasil mutiara bertaraf internasional. Kegiatan diikuti berbagai calon pembeli maupun kolektor perhiasan mutiara dari dalam dan luar negeri.
Jurnalis: Miechell Koagouw / Editor: Satmoko / Foto: Miechell Koagouw
