SENIN, 24 OKTOBER 2016
BALIKPAPAN — Dalam rangka meningkatkan inflow uang logam di Balikpapan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan akan menggelar kegiatan Gerakan Peduli Koin (Balikpapan Besimpul Benggol). Kegiatan itu dilakukan karena tingkat inflow uang logam dengan outflow tak sebanding.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Suharman Tabrani menjelaskan, kegiatan itu untuk merangsang masyarakat menggunakan uang logamnya dalam bertransaksi atau menukarkannya di perbankan. Rencananya kegiatan Gerakan Peduli Koin akan diselenggarakan pada 30 Oktober mendatang di Lapangan Merdeka Balikpapan.
“Masih banyak masyarakat yang tidak menggunakan uang logam. Karena biasanya setelah menerima kembalian berupa uang logam, tidak lagi digunakan untuk transaksi di kemudian hari. Uang logamnya hanya disimpan begitu saja,” jelasnya Senin, (24/10/2016).
Menurut Suharman, pentingnya penggunaan uang logam untuk transaksi tidak hanya semata-mata karena bank sentral harus mengeluarkan biaya yang besar untuk pencetakan uang logam, namun juga karena efektifitas uang logam sendiri akan menurun bila tak berputar dalam transaksi penjualan masyarakat.
Berdasarkan data yang dihimpun BI Balikpapan, outflow uang logam sepanjang semester I/2016 mencapai Rp13,76 miliar, sementara inflow hanya mencapai Rp708 juta.
“Dalam kegiatan itu nantinya Bank Indonesia akan menyediakan suvenir-suvenir menarik seperti t-shirt dan mug, untuk penukaran uang logam dengan jumlah tertentu,” tutupnya.
Jurnalis : Ferry Cahyanti / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Ferry Cahyanti