Pengurusan Instalasi Listrik akan Satu Pintu

SELASA, 25 OKTOBER 2016

BALIKPAPAN — Manager PLN Area Balikpapan, Natan meminta masyarakat untuk melaporkan setiap tindakan pungutan liar atau semacamnya melalui pengaduan yang disediakan. 
Ia menjelaskan, PLN Wilayah Kaltimra telah melakukan berbagai upaya dalam menangkal potensi korupsi, pungli maupun gratifikasi, di antaranya penggunaan layanan online dalam melayani pelanggan.
“Selain untuk mempercepat, layanan online ini bertujuan untuk meminimalisasi kontak langsung antara petugas dan pelanggan yang berpotensi menyebabkan terjadinya pungli dan menghindari adanya praktik calo. Untuk sambung baru cukup telpon 123 nanti diberikan register dan pembayaran melalui bank dan PPOB,” terangya di Balikpapan, Selasa (25/10/2016).
Namun dia tidak menutup adanya pelanggaran-pelanggaran yang ada termasuk yang dilakukan vendor.  
“Yang ada, biasanya terjadi karena abu-abu itu antara PLN dengan SLO dalam sambungan instalasi pelanggan. Sehingga nanti kedepan akan dibuka pelayanan satu pintu. Semuanya pembayaran ke PLN SLO, tapi dana pembayaran titipan itu nanti dibayarkan ke vendor SLO itu. Kedepan, pelanggan tidak ngurus sendiri SLO,” sambungnya.
Selain itu, Natan menargetkan penambahan pelanggan untuk area Balikpapan hingga akhir tahun mencapai 315 ribu pelanggan.
“Pelanggan di Balikpapan mayoritas pelanggan rumah tangga yakni 92 persen rumah tangga, dan 1 persen industri. Penambahan pelanggan hingga akhir tahun juga rumah tangga, dan industri. Dengan penambahan energi listrik untuk industri harapannya ekonomi daerah ikut meningkat,” tuturnya.
Sementara itu, beban puncak untuk area Balikpapan 387 Megawati dan kemampuan daya listriknya mencapai 420 MW.

Jurnalis : Ferry Cahyanti / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Ferry Cahyanti

Lihat juga...