Monitoring Ketersediaan BBM Terus Dilakukan Pemkot Balikpapan

SENIN, 24 OKTOBER 2016

BALIKPAPAN — Ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di kota Balikpapan terus dimonitoring Pemerintah Kota, menyusul adanya antrian pembelian khususnya premium di beberapa titik SPBU.
“Dari monitoring kami, penyaluran BBM di SPBU masih terkendali dan normal. Kita terus koordinasi intens dengan Pertamina,” ucap Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Setdakot kota Balikpapan, Sri Soetantinah.
Menurutnya, saat ini kondisi penyaluran BBM termasuk premium dan solar bersubsidi masih normal. “Sejauh ini belum ada informasi pengurangan kuota premium, dan kuota masih sama. Penyaluran akan terus dipantau karena kami minta salurkan sesuai dengan kuotanya,” kata perempuan yang akrab disapa Tantin kepada media di Balikpapan, Senin, (24/10/2016).
Dia mengatakan, selama tidak ada perubahan signifikan atas kebijakan BBM ini pihaknya belum memanggil para pihak berkepentingan. Pemkot masih akan terus memonitoring perkembangan dan situasi yang ada.
Sementara itu, Pertamina memastikan stok premium aman dan menyatakan siap mengirimkan berapapun permintaan yang dibutuhkan pengelola SPBU.
“Premium tetap kami sediakan di berbagai SPBU, berapapun pasokan yang diminta akan tetap kami salurkan sesuai permintaan SPBU,” terang Dian Hapsari Area Manager Communication & Relations Kalimantan.
Ia menyebutkan penyaluran premium saat ini dalam posisi Regular dengan stok hingga 2.874 KL di Terminal BBM Balikpapan.  Dan sesuai dengan aturan dalam Perpres 191 tahun 2014, Premium bukanlah BBM bersubsidi. Premium adalah BBM penugasan yang tidak lagi disubsidi oleh Pemerintah.

Jurnalis : Ferry Cahyanti / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Ferry Cahyanti

Lihat juga...