Tekan Penggunaan Narkoba, Mahasiswa Baru UHO Jalani Tes Narkoba

SABTU, 30 JULI 2016

KENDARI — Sebagai komitmen dalam upaya memberantas narkotika dan obat-obat terlarang (Narkoba), Universitas Halu Oleo (UHO) melakukan tes urine bagi mahasiswa baru angkatan 2016/2017 sebagai syarat pendaftaran ulang masuk perguruan tinggi negeri terbesar di Sulawesi Tenggara, Jumat (29/7/2016).
Hari terakhir tes urine ratusan mahasiswa baru memadati halaman fakultas kedokteran, kegiatan tersebut telah diikuti ribuan mahasiswa dari berbagai fakultas yang telah dinyatakan lolos tes Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan  Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN)  UHO.
Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa Gerakan Anti Narkoba (UKM GAN) Sahir Barakati mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan tes urine bagi mahasiswa baru UHO yang dilakukan TIM Dokter Fakultas Kedokteran.
Kegiatan ini bagian keseriusan pihak UHO untuk menciptakan perguruan tinggi yang bebas dari penyalagunaan narkoba, mengingat Provinsi Sulawesi Tenggara masuk kategori 10 besar pengguna narkoba di Indonesia terbanyak dengan jumlah data  26.357 orang, diantaranya pelajar sebanyak 66 persen atau 17.402 orang.
Selain itu, kegiatan tes urine seharunya pihak UHO memberikan sedikit kewenangan bagi Pengurus UKM GAN UHO untuk terlibat dalam kegiatan ini, setidaknya diberikan peran melakukan sosialisasi bahaya penyalagunaan narkoba kepada mahasiswa baru.
“Apa lagi pengurus UKM GAN UHO saat memperingati hari anti narkoba Internasional hari Minggu, 26 Juni 2016 kemarin ditetapkan sebagai Satuan Tugas Badan Narkotika Nasional Sulawesi Tenggara bahkan sebagai Organisasi Internal Kampus,” ujar Sahir Barakai dengan harapan.
Wulandari mahasiswa baru Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo (FKIP UHO) mangatakan, sangat senang dengan adanya kegiatan tersebut.
“Narkoba bukan hanya dapat merusak kesehatan tubuh, tetapi bisa merusak masa depan para penggunanya terutama generasi muda sebagai penerus kepemimpinan bangsa kedepanya,” ujarnya.
(Siddiq Muharram)
Lihat juga...