RABU, 27 JULI 2016
MATARAM — Pada musim haji tahun 2016, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendapatkan kuota haji sebesar 3.596 kuota yang akan diberangkatkan pada musim haji tahun ini, jumlah tersebut tetap sama dengan kuota tahun lalu.

Dari jumlah tersebut, sebagian besar didominasi oleh Kabupaten Lombok Timur, kemudian Kabupaten Lombok Tengah, Kota Mataram, Lobar, Bima, Sumbawa, Kota Bima, Dompu, KSB dan KLU.
“Tahun ini tidak ada penambahan kuota alias sama dengan tahun lalu,” kata Kepala Bidang Penyelenggaran Haji pada Kantor Wilayah Kementerian Agama NTB, H Ma’ad Umar di Mataram, Rabu (27/7/2016).
Ma’ad menjelaskan, dari jumlah itu akan dibagi menjadi 10 kelompok terbang (kloter). Dimana, masing-masing kloter berjumlah 360 termasuk petugas kloter, tenaga medis dan ada satu kloter gabungan Makassar masuk kloter 11.
Ma’ad mengaku, untuk transportasi Calon Jamaah Haji (CJH) dari daerah asal menuju embarkasi merupakan tanggung jawab Kabupaten Kota setempat sebagaimana kesepakatan.
Mengenai pemberangkatan sendiri lanjutnya, untuk kloter pertama akan masuk Asrama Haji pada tanggal 23 Agustus mendatang dan menginap semalam, akan diterbangkan ke Bandara Jeddah pada tanggal 23 Agustus.
“Untuk pemberangkatan CJH asal NTB, tahun ini NTB masuk gelombang ke dua, ini mungkin bagian dari berkah pelaksanaan MTQN di NTB” ujarnya.
Ma’ad menambahkan, proses pemberangakatan dimulai tanggal 23 Agustus sampai 4 September. Kemudian, kembalinya mulai tanggal 2-15 Oktober.
Disinggung tentang berapa CJH mengundurkan diri, Ma’ad mengaku baru lima orang yang berasal dari Lombok Barat sebanyak tiga orang dan Bima dua orang. Adanya pengunduran diri faktor meninggal dunia dan sakit dilandasi surat pernyataan.
Terhadap CJH yang mengundurkan diri, sebanyak 179 cadangan dipersiapkan dan mereka sudah melunasi biaya. Akan tetapi, memiliki surat pernyataan, jika kuota penuh maka siap tidak berangkat.
“SOP pemberangkatan sama dengan sebelumnya, karena itulah kami menghimbau kepada semua CJH supaya memantapkan niat untuk menjalankan ibadah haji dan jaga kesehatan” pungkasnya(Turmuzi)