BANDUNG — Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Pol Bambang Waskito meminta masyarakat untuk turut menggali informasi terkait penyebaran Kartu Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) palsu. Pasalnya, selain di Kabupaten Bandung Barat (KBB), kasus ini pun sudah merambat ke Kabupaten Bandung.
Sebelumnya, Polres Cimahi menetapkan Ana Sumarna, sebagai tersangka pemalsuan kartu BPJS di KBB, pada Senin (25/7/2016). Sementara Polres Bandung pun mengamankan Desi Dwiyani yang ditenggarai melakukan kejahatan serupa di Kabupaten Bandung, pada Selasa (26/7/2016).
“Kita berharap masyarakat juga membantu, Informasikan saja ke Polres masing-masing,” ujar Bambang, di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (27/7/2016).
Sejauh ini pihaknya masih terus memantau kasus yang saat masih ini dalam pengembangan Polres Cimahi. Bilamana merambat ke daerah lainnya, Polda Jabar akan segera bertindak secara langsung.
Bambang memastikan, penyebaran kartu BPJS palsu ini tak hanya dilakukan oleh satu orang. Artinya ada sindikat yang menjalankan praktek kotor ini. Karena itu, bukan tak mungkin ditemukan tersangka lain.
“Tidak mungkin ini dilakukan oleh seorang, pasti ada sindikat. Kami masih terus mengembangkan kasus ini” katanya.
Sementara itu, kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bandung, Ahyani Raskanagara mengaku belum menemukan ada kartu BPJS palsu di Kota Kembang. Untuk mengantisipasi itu, pihaknya terus melakukan koordinasi bersama BPJS.
Bilamana ada warga yang meragukan keaslian kartu BPJS, ia mempersilahkan untuk segera melakukan pengecekan di fasilitas kesehatan atau BPJS terdekat.
“Kita terus tingkatkan sosialisasi pelayanan pendaftaran serta membuka hotline pengaduan untuk masyarakat” ucapnya.(Rianto Nudiansyah)