JUMAT, 22 JULI 2016
JAKARTA — PT. Kereta Api Indonesia (KAI) mengaku telah mengangkut sekitar 5,48 juta orang penumpang pada masa liburan arus mudik dan arus balik selama Lebaran Idhul Fitri 2016 kemarin, jumlah tersebut ternyata mengalami peningkatan sekitar 7,3 % jika dibandingkan pada Lebaran tahun 2015 tahun lalu yang jumlahnya tercatat mencapai 5,10 juta penumpang.
Peningkatan selisih jumlah penumpang sebesar 380.000 pada Lebaran tahun 2015 dengan Lebaran tahun 2016 merupakan sesuatu yang di luar perhitungan/prediksi PT. KAI, sebelumnya PT. KAI memperkirakan bahwa memang akan terjadi lonjakan kenaikan pertumbuhan jumlah penumpang pada setiap arus mudik dan arus balik Lebaran dari tahun ke tahun.
Namun PT. KAI (Persero) sama sekali tidak menyangka akan terjadi kenaikan volume jumlah penumpang yang luar biasa hingga mencapai 7,3 % atau tercatat mengalami kenaikan sebesar 380.000 penumpang pada saat angkutan Lebaran 2016 jika dibandingkan dengan jumlah penumpang pada masa angkutan Lebaran 2015 tahun lalu.
Edi Sukmoro, Direktur Utama PT. KAI mengatakan “trend pertumbuhan penumpang kereta api pada setiap arus mudik maupun arus balik Lebaran Idhul Fitri selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, tahun ini misalnya total jumlah penumpang yang naik kereta api selama Lebaran 2016 tercatat sebesar 5,48 juta orang, jumlah tersebut meningkat 7,3 % atau sebesar 380.000 orang jika dibandingkan dengan tahun 2015 yang lalu” katanya di Stasiun Jakarta Pasar Senen, Jumat pagi (22/7/2016).
“Total pendapatan PT. KAI selama masa angkutan Lebaran 2016 mulai H-10 hingga H+10 tercatat mengalami peningkatan sebesar 14 % yaitu sekitar 459 miliar Rupiah jika dibandingkan dengan tahun 2015 yang mencapai sekitar 401 miliar Rupiah, selisih peningkatannya mencapai sekitar 58 miliar Rupiah” demikian dikatakan Bambang Eko Martono, Direktur Komersial PT. KAI (Persero), saat dirinya mendampingi Edi Sukmoro di Stasiun Jakarta Pasar Senen, Jakarta Pusat.(Eko Sulestyono)