Lokasi Masih Proses Pengerjaan, Pelaksanaan MTQ Nasional NTB Terancam Tidak Sesuai Harapan

SELASA, 12 JULI 2016

MATARAM — Pelaksanaan Musabbaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional yang akan berpusat di Islamic Center (IC) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) tinggal menghitung hari, tapi proses persiapan terutama persiapan infrastruktur fisik, baik di IC maupun penerangan jalan di sepanjang jalan Bandara Internasional (BIL) masih jauh dari harapan.

Di IC misalkan yang menjadi pusat pelaksanaan MTQ, beberapa bagian pembangunan fisik nampak masih dikerjakan sejumlah pekerja bangunan seperti pemasangan vaving blok di halaman depan IC yang baru hanya dikerjakan sebagian kecil.
Padahal di halaman utama merupakan lokasi pembangunan panggung utama pelaksanaan MTQ yang sampai sekarang juga belum dibangun, termasuk pagar depan halaman IC juga masih terbuka dan belum dipagar.
“Bagaimana mau bisa cepat jadi mas, bahannya (vaving blok) kurang, jumlahnya pekerjanya juga hanya sedikit, dengan tenggang waktu pelaksanaan MTQ yang sudah mepet 28 sampai 29 juli 2016, tidak mungkin akan bisa rampung” kata salah seorang pekerja yang enggan disebutkan namanya kepada Cendana News (12/7/2016).
Menurutnya, CV tempat pihak pelaksana proyek memesan vaving blok juga hanya satu, dengan kendaraan pengantar vaving blok terbatas, bagaimana mau bisa cepat jadi, seharusnya kalau cepat jadi, selain bahan diperbanyak, pekerja juga ditambah dengan jam kerja siang malam, mungkin baru akan bisa selesai.
“Tapi apa mau dibilang, kita kan hanya pekerja, yang penting digaji sesuai kesepakatan, mengenai kapan selesai, itu urusan pemilik proyek” ungkapnya.
.
Walikota Mataram yang juga Wakil Ketua Umum Panitia MTQ Nasional, Ahyar Abduh mengatakan, kalau pembangunan fisik halaman IC sekarang, proses pembangunannya baru 50 persen, sementara kalau persiapan kelengkapan lain diklaimnya sudah 90 persen.
“Tapi kita optimislah, proses persiapan pembangunan lokasi pelaksanaan MTQ di IC bisa rampung sebagaimana telah direncanakan, di mana H-3 MTQ semua proses persiapan harus sudah rampung” tutupnya.(Turmuzi)
Lihat juga...