KAMIS, 21 JULI 2016
MATARAM — Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Budi Subagyo meminta kepada semua petani tembakau di NTB, terutama Pulau Lombok sebagai penghasil utama, supaya mau bermitra dengan perusahaan tembakau yang ada.

“Kepada semua petani tembakau diharapkan supaya bermitra dengan perusahaan tembakau yang ada, hal tersebut penting dilakukan untuk bisa terhindar dari praktik penipuan dan permainan harga oleh para rentenir nakal” kata Budi usai menghadiri rapat dengan badan Legislasi DPRI membahas RUU tembakau di Mataram, Kamis (21/7/2016).
Dikatakan,selain terhindar dari praktik permainan harga, dengan bermitra petani juga bisa mendapatkan pembinaan dan pemberdayaan dari perusahaan mitra.

Budi mengatakan, selama ini, gejolak harga dan praktik penipuan penjualan tembakau banyak dialami petani swadaya dan belum mau bermitra dengan perusahaan yang ada.
“Sekarang tinggal pilihannya ada petani saja, kalau mau terhindar dari permainan harga dan penipuan oleh para rentenir, harus bermitra, kalau tidak praktik tersebut akan tetap ada dan berlangsung” ungkapnya.
Lebih Lanjut, Budi menambahkan, data Dinas Perkebunan NTB, prusahaan tembakau yang terdampar di NTB sampai sekarang mencapai 20 perusahaan, dimana yang tercatat masih aktif sebanyak 18 perusahaan.(Turmuzi)