SELASA, 26 JULI 2016
BANDUNG — Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XIX/2016 Jawa Barat (Jabar) resmi digelar. Pembukaan dilaksanakan di Stadion Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jalan Setiabudi, Kota Bandung, Selasa (26/7/2016).

Berdasarkan pantauan Cendana News, sekitar pukul 13.00 WIB kontingen yang berasal dari 33 Provinsi di Indonesia tersebut melaksanakan parade di lapangan sepak bola UPI. Beberapa Provinsi menunjukan identitas budaya daerahnya melalui busana.
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan menyampaikan ada 1.807 atlet yang akan ambil bagian pada gelaran ini. Ia berharap, Porwanas pada XIX ini setiap provinsi tidak sekadar mencari kemenangan.
“Mari kita dukung Porwanas ini menjadi salah satu event yang paling sportif, paling jujur, paling menyenangkan dan jadi ajang silaturahmi,” ucap Ahmad, saat membuka acara.
Menurutnya, wartawan adalah profesi yang berkontribusi mencerdaskan masyarakat dengan cara mengontrol permasalahan sosial lewat berita. Kali ini para wartawan berkesempatan menuliskan berita terkait kegiatannya yang positif, yakni Porwanas.
“Mudah-mudahan di Jabar ini menyenangkan, berkenan. Udaranya juga sejuk dibandingkan kota-kota lain. Jadi teman-temannya yang masih berada di daerahnya masing-masing ajak ke Jabar beramai-ramai,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PB Porwanas XII/2016 Jabar Mirza Zulhadi, menyampaikan hajat olah raga wartawan yang digelar dua tahun sekali ini akan berlangsung hingga 29 Juli 2016 mendatang. Pada pelaksanaannya hanya 30 Provinsi yang mengirimkan atlet.
Namun selain pewakilan dari Provinsi, di Porwanas XIX/2016 ini Kota Surakarta pun ikut terlibat. Sebab Kota tersebut adalah tempat kelahiran Persatuan Wartawan Indonesia.
“Minus Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, dan Gorontalo, tapi mereka tetap hadir jadi ada 33 provinsi yang akan hadir,” ujar Mirza.
Adapun sepuluh cabang olahraga yang akan dipertandingkan, yakni sepak bola, atletik, bulutangkis, tenis meja, tenis lapangan, billiard, boling, bridge dan futsal. Serta mempertandingkan cabang baru tulisan dan reportase jurnalistik.(Rianto Nudiansyah)