SABTU, 23 JULI 2016
PONTIANAK — Taheri tidak menyangka biji cabe yang dibuang bekas sisa sebuah kantin Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, Kalimantan Barat, ini hidup disemai. Pria berusia 25 tahun ini, mengaku, awalnya hanya mencoba. Namun, tanpa diduga biji cabe tersebut hidup.

“Tanaman cabe yang sudah mulai berbuah,” tuturnya, mengawali cerita, Sabtu, 23 Juli 2016. Dikatakan, cabe yang disemai selanjutnya ia tanam dalam sejumlah pot berjumlah belasan. Ia dengan tekun menyiramnya setiap pagi dan sore tiba.
“Cabe ini sumbernya dari biji-biji cabe yang terbuang masuk selokan dari kantin Digulist Kopma Untan,” ucapnya.

Hingga kini, ia masih teringat awalnya mendapatkan benih cabe yang terbuang sia-sia itu. “Ternyata hasilnya juga bagus. Saya tinggal beli polybag,” ujarnya.
Ia bercerita, cabe yang ia semai dipilah dimasukan kedalam polybag. Setelah itu, cabe yang dipilah dipupuk dengan menggunakan sisa bekas telur dan popok bayi yang ia kumpulkan dari komplek perumahan.
“Ini pupuknya hanya bekas cangkang telur ayam, dan sisa bekas popok bayi,” jelasnya.
Cabe yang ia tanam di depan halaman rumahnya sudah berbuah. Menurutnya, dua bulan lebih cabai sudah berbuah.
“Ya heran juga. Gak nyangka bisa subur begini. Lumayan ini untuk kebutuhan di rumah. Dan ada juga saya jual ke pasar,” tuturnya. (Aceng Mukaram)