Ancaman Teroris Belum Usai

KAMIS, 21 JULI 2016

BANDUNG — Ketua DPR RI Ade Komarudin, menilai ada tiga musuh besar negeri ini, yakni narkoba, korupsi dan teroris. Beberapa tokoh teroris memang sudah diamankan, salah satunya Abu Wardah alias Santoso yang meninggal beberapa waktu lalu.

Dengan tewasnya Santoso itu, menurutnya bukan berarti permasalahan teroris di Indonesia sudah selesai. Karena itu seluruh pihak tetap harus waspada. 
“Kemarin sudah ditangkap Santoso, tapi jangan sampai berpikir itu sudah selesai. Belum selesai ancaman teroris ini, harus menjadi kewaspadaan nasional,” ujar Ade, di Universitas Padjajaran (Unpad), Jalan Dipatiukur, Kamis (16/7/2016).
Menurutnya, keberadaan teroris di negeri bukan didasari stabilitas ekonomi yang lemah. Buktinya, masih banyak masyarakat yang memang kekurangan secara finansial namun tak memilih menjadi teroris.
“Tidak ada kaitan dengan kesejahteraan yang jelas otaknya saja sudah tidak beres. gitu saja sudah,” tandasnya.
Namun ia tak menampik, kondisi negeri ini cukup parah. Agar tak kian runtuh, Ade menilai perlu ada stabilitas pula dalam politik.
“Negeri ini perlu stabilitas ekonomi dunia sedang melemah dan dampaknya ke Indonesia. Kalau politik kita tidak stabil makin parah,” ucapnya.
Pria karib disapa Akom ini pun mengapresiasi terpilihnya Komjen Pol Suhardi Alius menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Ia menaruh harapan, permasalahan teroris di Indonesia bisa diberantas.
“Saya tahu track record-nya. Beliau bagus tepat di posisi (Kepala BNPT) tersebut,” pungkasnya. (Rianto Nudiansyah)
Lihat juga...