Agus Hermanto : Pemerintah Harus Mempertimbangkan Kembali Kebijakan Impor Jeroan Sapi.

RABU, 20 JULI 2016

JAKARTA — Peraturan Menteri Pertanian (Mentan) Nomor 58 Tahun 2015 tengah direvisi agar impor jeroan daging sapi dapat segera terlaksana. Pemerintah beralasan impor ini rencana jangka pendek untuk menstabilkan harga daging sapi dan memenuhi sumber protein masyarakat.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto menyayangkan kebijakan pemerintah mengimpor jeroan sapi. Terlebih, jika impor jeroan dilakukan untuk menstabilkan harga daging sapi. Menurutnya, pemerintah semestinya mempertimbangkan kembali kebijakan impor jeroan sapi tesebut. Sebab, kata agus, jeroan sapi banyak masyarakat yang tidak bisa menikmatinya.
“Saya kira niat impor jeroan sapi harus dipikirkan secara matang,” ujar Agus, di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Rabu (20/7/2016).
Agus melihat kebijakan impor jeroan yang diambil pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) nantinya akan mubazir. “Kenapa mubazir? karena Sekarang ini, banyak yang tidak bisa terjual, bahkan Pedagang lokal juga mengeluh jeroannya tidak laku, karna gak ada peminat,” tuturnya
Lebih lanjut, agus menyarankan kepada pemerintah agar sebaiknya lebih fokus untuk mengembalikan harga daging daripada membuka koridor impor jeroan sapi tersebut.
Disebutkan, harga daging di pasaran masih mahal diatas Rp.100 ribu jauh dari instruksi Presiden Jokowi di angka Rp 80 ribu per kilogram.?
“Belum turun harganya, untuk itu tentunya yang harus diusahakan pemerintah mengusahakan agar harga daging segar bisa menjadi Rp 80 ribu per kg, gak perlu terburu-buru untuk mengimportasi Jeroan sapi, saya kira begitu,” Tutupnya (Adista Pattisahusiwa)
Lihat juga...