RABU, 8 JUNI 2016
MAUMERE — Rafael Raga,SP Ketua DPRD Sikka sekaligus Ketua DPD II Golkar Sikka versi Aburizal Bakri secara hukum dan aturan partai tetap sah menjabat ketua DPD II Golkar Sikka.
![]() |
| Ibrahim Agustinus Medah,ketua DPD I Partai Golkar NTT |
Demikian disampaikan Drs.Ibrahim Agustinus Medah, Ketua DPD I Partai Golkar NTT saat ditanyai wartawan Rabu (8/6/2016). Ia menerangkan bahwa setelah Munas kepengurusan Golkar yang diakui Menteri Hukum dan HAM yakni versi Aburizal Bakri sehingga Golkar di Sikka otomatis ketuanya Rafael Raga.
“Protes dari saudara Us Bapa terkait ada SK dari DPD I Partai Golkar memperpanjang kepengurusan DPD II Partai Golkar Sikka itu hanya kesalahpahaman saja,” terangnya.
Medah menjelaskan, SK tersebut dikeluarkan saat Us Bapa bersama beberapa pengurus membuat kepengurusan Plt.Golkar Sikka versi Agung Laksono. Waktu itu ketua Plt. nya saudara Us Bapa sehingga tidak mungkin namanya dimasukan menjadi sekertaris di kepengurusan versi Abrizal Bakri.
![]() |
| Anggota DPRD Golkar Sikka yang hadir saat Rakerda Partai Golkar |
“Mereka kan waktu itu ada di kepengurusan Agung Laksono sehingga tidak mungkin kita akomodir,” jelasnya.
Ia menegaskan Munaslub sudah selesai sehingga pihaknya akan melakukan penyesuaian dengan hasil Munaslub terhadap kepengurusan di Sikka. Menurutnya, jalan yang paling tepat yakni dengan melakukan Musda.
Anggota Komite II DPD RI ini mengatakan, hal ini sesuai dengan Munaslub yang sudah diselenggarakan dimana kedua kubu diundang dan dimasukan dalam panitia Munaslub dan diakomodir dalam kepengurusan versi Munaslub
“Mereka yang sebelumnya berada di kubu Agung Laksono akan kita undang dan tidak kita persoalkan,” sebutnya.
Nanti saat ada Musda di Kabupaten Sikka semua kepengurusan di kedua kubu akan diundang dan diakomodir. Dengan demikian Partai Golkar di Sikka tidak terpecah dan tetap satu untuk menghadapi berbagai iven politik ke depannya.
Terkait Pilkada di Kabupaten Flotim dan Lembata serta kota Kupang yang akan digelar tahun 2017, Medah memastikan dalam minggu ini, pertengahan Juni 2016 Partai Golkar sudah mulai menetapkan calon yang akan diusung untuk bertarung dalam Pilkada nanti.
“Terkait kesiapan,Partai Golkar sangat siap menghadapi Pilkada yang akan digelar tahun depan.Calon yang dipilih rakyat akan diusung partai Golkar untuk bertarung dalam Pilkada nanti,” pungkasnya. (Ebed de Rosary)
