SABTU, 4 JUNI 2016
SOLO — Sebanyak 879 siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nur Hidayah, Solo, Jawa Tengah, Sabtu pagi (4/6/16) melakukan pawai keliling kampung. Aksi dengan membawa poster-poster ini untuk mengajak masyarakat dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1437 Hijriyah.

Humas SDIT Nur Hiyadah kepada Cendana News menjelaskan, ratusan siswa yang dilibatkan dalam pawai menyambut datangnya bulan suci ramadhan merupakan siswa kelas 1 sampai kelas 6. Siswa dengan membawa spanduk, poster ini pawai keliling kampung Jajar, Laweyan, Solo, untuk mengingatkan masyarakat akan datangnya bulan puasa.
“Kita bersama-sama mengajak masyarakat menyambut bulan ramadhan ini dengan penuh suka cita. Pawai ini sekaligus memberikan pemahaman kepada para siswa akan pentingnya bulan ramadhan,” ucapnya.
Selama menyusuri kampung ke kampung, para siswa juga diminta berinteraksi dengan masyarakat sekitar. Yakni dengan membagikan jadwal imsyakiyah selama ramadhan. “Untuk yang masih anak-anak yang kita temui selain diberi jadwal imsyakiyah juga diberi bingkisan makanan ringan,” jelasnya.
Tujuan digelar pawai ini, tambah Rahmat, selain mengajak masyarakat menyambut bulan ramadhan dengan suka cita juga sebagai pembelajaran siswa untuk bisa berinteraksi kepada masyarakat. Siswa juga ditekankan untuk dapat melaksanakan ibadah puasa selama ramadhan.
“Pelajaran yang dapat diambil dalam pawai ini selain pesan kepada masyarakat, juga kebersamaan antar siswa yang harus dipupuk sejak dini. Diharapkan, budaya saling mengingatkan dalam kebaikan dan kesabaran dapat menjadi potret generasi bangsa Indonesia ke depannya,” tambahnya.
Sementara itu salah satu siswa mengaku sangat senang bisa pawai untuk memberitahukan kabar gembira akan datangnya bulan suci ramadhan kepada masyarakat. Dengan membagikan jadwal imsyakiyah kepada masyarakat diharapkan dapat bermanfaat, minimal untuk mengingatkan waktu-waktu baik berbuka maupun imsyak selama ramadan,” pungkas Alin, siswa kelas 2 SD yang mengaku juga akan melaksanakan ibadah puasa selama sebulan penuh. (Harun Alrosid).