JUMAT, 24 JUNI 2016
SURABAYA — Menjelang Lebaran 2016, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan apel gelar pasukan untuk Posko Angkutan Lebaran 2016 di halaman Daop VIII Surabaya. Sebanyak 436 pasukan gabungan Brigade Mobil (Brimob), Polisi Militer, Kepolisian Sektor (Polsek), Polisi Khusus Kereta Api hingga 150 orang sukarelawan pecinta kereta api.

Pengamanan angkutan lebaran difokuskan pada daerah rawan bencana. Antara lain daerah rawan banjir dan daerah rawan longsor yang dilalui perlintasan Kereta Api Wilayah Daop VIII.
Kepala Daerah Operasional 8 Surabaya, Wiwik Widayanti menjelaskan, sudah melakukan berbagai persiapan diantaranya menempatkan petugas di titik rawan.
“Kami sudah menempatkan pengamanan di masing-masing daerah rawan bencana. Di daerah utara, itu kebanyakan amblesan. Ada tiga sampai empat titik,” ujarnya kepada Cendana News, Jumat (24/6/2016).
Wilayah rawan amblesan, kata Wiwik, ke arah Tanggulangin terutama di daerah Porong, karena adanya lumpur Lapindo. Penjagaan di kawasan itu akan diperketat.
“Kalau ke arah Malang-Blitar, lebih banyak daerah yang rawan longsor,” cakapnya.
Tidak hanya aspek keamanan, Wiwik juga menyatakan perlunya penjagaan aspek pelayanan. Baik sarana, prasarana, dan fasilitas penunjang.
Kebersihan kabin kereta, toilet, pengecekan fasilitas pendingin di dalam kereta, jaminan kemudahan penumpang mendapat tiket, hingga penataan parkir stasiun, menjadi perhatian dalam penyiapan angkutan lebaran 2016 ini.
Prosesi Apel dimulai pukul 09.00 WIB, diawali laporan kesiapan pasukan dari pemimpin upacara kepada Wiwik Widayanti. Wiwik sempat membacakan Surat Edaran Ignasius Jonan Menteri Perhubungan, mengenai persiapan Angkutan Lebaran 2016, yang menargetkan ‘zero accident’.
“Sebagaimana masa mudik lebaran tahun sebelumnya, kita akan dihadapkan mobilitas masyarakat yang tinggi. Keluhan sedikit saja, bisa memicu kericuhan dan menjadi perhatian media massa,” terang Wiwik kepada peserta upacara.
Upacara dilanjutkan dengan penyematan tanda posko angkutan lebaran, kepada perwakilan masing-masing anggota pengamanan.
[Charolin Pebrianti]