Pengamanan Lebaran, Polresta Solo Antisipasi Teroris Hingga Pengamanan VVIP Kediaman Presiden

KAMIS, 30 JUNI 2016

SOLO  —  Persiapan dalam mengawal jalannya musim mudik Lebaran 2016, Polresta Solo bersama Pemerintah Kota Solo dan Instansi terkait menggelar koordinasi lintas sektoral. Diantaranya menyiapkan ribuan petugas keamanan yang siap mengamankan selama musim mudik lebaran tahun ini. 

Saat memusnakan hasil Operasi Pekat 2016 di Lapangan Kota Barat, Solo, Kamis (30/6/16)
Hal ini diungkapkan Kapolresta Solo Kombes Pol Ahmad Lutfi dalam Apel persiapan Hari Raya Idul Fitri dan Operasi Candi 2016, yang digelar di Lapangan Kota Barat, Solo, Kamis pagi (30/6/16). “Polresta sendiri menyiapkan 680 personil untuk pengamanan sejumlah titik rawan. Belum lagi ditambah personil dari TNI, dan Satpol PP dan Linmas,” terangnya kepada awak media usai Apel dan Pemusnahan hasil Operasi Pekat 2016. 
Ditegaskan Kapolresta Solo, sebanyak 680 personil yang disiapkan di sejumlah titik rawan sebagai antisipasi teroris dan pengamanan lawasan seputar VVIP,  kediaman Presiden. Dalam pengamanan Lebaran ini, Polresta Solo juga mendapat 100 personil ekstra  dari TNI dan 100 personil dari Brimob. 
“ Seratus personil Brimob ini ditempatkan di titik Blackspot Maupun Trauble Spot yang mempunya implikasi tinggi terhadap keamanan. Termasuk di dalamnya sebagai antisipasi teroris dan pengamanan kawasan VVIP,” terang Kapolresta Solo. 
Selama pengamanan arus mudik Lebaran, pihak Kepolisian akan lebih mengedepankan pengaturan lalulintas, mengingat musim lebaran mobilitas masyarakat akan sangat tinggi.  “Dengan tingginya mobilitas masyarakat kita lebih mengutamakan gatur  lalulintas, sekaligus pengamanan titik rawan juga ditingkatkan,” imbuhnya. 
Dalam pemusnahan Hasil Operasi Pekat 2016, Kapolresta Solo Kombes Pol Ahmad Lutfi Bersama Walikota Solo FX  Hadi Rudyatmo, Komandan Korem  074/Warastratama Kolonel Infantri Maruli Simanjuntak, dan Komandan Kodim 0375/ Solo Letkol Infantri Crisbianto Arimurti, saat memusnakan ribuan liter miras dan 70 gram narkoba jenis shabu-shabu dan puluhan ribu petasan hasil Operasi Pekat 2016. 
Sementara itu, di Polres Karanganyar, selain memusnahkan ribuan liter miras juga memusnahkan seratusan knalpot bising yang terjaring dalam Operasi Pekat 2016, di wilayah Karanganyar. (Harun Alrosid)
Lihat juga...