KAMIS, 30 JUNI 2016
SURABAYA — Dari H-12 s/d sekarang (H-6) jumlah penumpang yg naik di wilayah PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Persero Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya berjumlah 128.321 penumpang atau naik 11 persen dibanding tahun 2015. Untuk posisi peringkat stasiun yang ramai penumpang naik diantaranya, Surabaya Gubeng 5.502 penumpang, Malang 2.628 penumpang, Surabaya kota/Semut 2.132 penumpang, Surabaya Turi 2.028 penumpang, Sidoarjo 1.153 penumpang.

“Sampai dengan H-6 (30 juni 2016) penumpang yang naik di wilayah PT KAI Daop 8 surabaya masih didominasi oleh para penumpang yang mudik ke wilayah Jawa Timur seperti Banyuwangi, Jember, Jombang, Kertosono, Madiun, Kediri, Blitar dan Malang,” jelas Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto kepada Cendana News, Kamis (30/6/2016).
Sementara untuk yang mudik dari wilayah PT KAI Daop 8 ke luar Jawa Timur seperti Jawa Tengah, Jakarta dan Bandung mulai ada peningkatan. Okupansinya masih sekitar 55 s/d 65 persen dari kapasitas yang ada.
“Jumlah penumpang pada kelas ekonomi lokal tertinggi mencapai 9.167 orang, disusul volume ekonomi jarak jauh 5.912 penumpang, volume penumpang kelas eksekutif 2.446 penumpang dan volume penumpang kelas bisnis 1.957 penumpang,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) saat musim mudik selalu memberikan fasilitas angkutan mudik gratis untuk masyarakat salah satu program angkutan mudik gratis untuk tiket kereta api seperti KA Dhoho, Penataran, Tumapel, KRD Bojonegoro, KRD Kertosono pendaftaran dibuka pada 24 Juni sedangkan untuk KA Probowangi dan Tawang Alun dibuka mulai 3 Juni.
Untuk KA Probowangi (surabaya gubeng – banyuwangi) dan KA tawang alun (malang kotalama – banyuwangi) untuk arus mudik dan balik telah habis terpesan dari total 5.830 tiket telah habis.
“Untuk KA Dhoho, KA Penataran, KA tumapel, KRD bojonegoro dan KRD Kertosono untuk arus mudik tersisa tinggal 7.100 tiket dari total 53.625 tiket,” terangnya.
Sementara untuk arus balik bagi KA Dhoho, KA Penataran, KA tumapel, KRD bojonegoro dan KRD Kertosono pada tanggal 8 s/d 12 juli 2016 dengan total 53.625 tiket, baru mulai bisa dipesan pada tanggal 1 juli 2016.
Sedangkan untuk kondisi arus penumpang saat ini masih didominasi oleh arus penumpang dari arah Jakarta/Bandung/Purwokerto/Jogjakarta ke arah Surabaya/Malang/Banyuwangi. Atau arus penumpang dari barat menuju ke timur. Jumlah per hari penumpang yang turun berjumlah 25.000 s/d 26.000 penumpang. Hal ini akan berlangsung sampai pada lebaran nanti.
“Selanjutnya setelah lebaran, arus penumpang dari timur menuju barat. Tiket KA dari Surabaya / Malang menuju Jakarta /Bandung dari H+1 s/d H+6 telah habis terjual,” pungkasnya. (Charolin Pebrianti).