Modernisasi Alat Pertanian Poktan di Lampung Peroleh Bantuan Traktor Tangan

SABTU, 11 JUNI 2016

LAMPUNG — Upaya peningkatan hasil pertanian dengan percepatan proses pengolahan lahan pertanian dilakukan oleh pemerintah pusat dengan memberikan bantuan berupa traktor tangan kepada petani di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. 
Pemberian bantuan alat pengolahan tanah tersebut merupakan bentuk program aspirasi DPR RI kepada petani yang ada di Lampung Selatan. Demikian diungkapkan oleh salah satu ketua kelompok tani (Poktan) Sinar Maju di Desa Karangsari Kecamatan Ketapang, Somad.
Bantuan berupa alat dan mesin pertanian (Alsintan) diberikan kepada sebanyak 20 kelompok tani yang ada di Lampung Selatan yang tersebar di sebanyak 17 kecamatan. 
“Selama ini masyarakat petani masih mengolah lahan pertanian khususnya sawah menggunakan tekhnik manual menggunakan cangkul dan membajak menggunakan kerbau, dengan adanya bantuan traktor tangan ini dipastikan mempercepat proses pengolahan lahan pertanian,”ungkap Somad kepada Cendana News, Sabtu (11/6/2016).
Bantuan traktor tangan tersebut akan dipergunakan oleh setiap Poktan dengan sistem bergilir dan ditempatkan di rumah ketua kelompok. Sistem penggunaan akan dilakukan sesuai kebutuhan anggota yang akan mengolah sawah dan biaya perawatan serta operasional menjadi tanggungjawab kelompok tani serta pengguna traktor tangan tersebut. Ia mengaku bantuan traktor tangan tersebut sangat tepat mengingat saat ini petani lahan sawah memasuki masa tanam untuk bulan Juni-Oktober.
Sementara itu anggota DPR RI asal Lampung dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Al Muzamil Yusuf mengaku pemberian alat dan mesin pertanian yang bersumber dari dana aspirasi yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Beberapa kelompok tani yang memperoleh bantuan alsintan berupa traktor tangan menurutnya berada di wilayah Kabupaten Tanggamus, Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Lampung Selatan dan Metro.
“Pemberian bantuan ini sudah sewajarnya dalam upaya mendorong sektor pertanian yang ada di daerah terutama untuk memodernisasi alat pertanian yang berdampak pada peningkatan produktifitas petani,”ungkap Al Muzamil.
Legislator asal Lampung tersebut juga berharap alat pertanian tersebut bisa dimanfaatkan secara maksimal dan dirawat oleh masing masing anggota kelompok tani. 
Pantauan Cendana News, lahan pertanian di beberapa wilayah di Lampung Selatan tengah memasuki masa pengolahan tanah dan sebagian sudah memasuki masa tanam. Meski demikian di beberapa wilayah petani masih melakukan proses panen diantaranya menggunakan mesin modern alat pemanen yang dikenal dengan combad sehingga memberikan efesiensi waktu dalam pemanenan padi yang selama ini menggunakan tenaga manusia.
[Henk Widi]
Lihat juga...