SENIN, 6 JUNI 2016
SUMENEP — Memasuki bulan suci Ramadhan harga kelapa muda di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mengalami kenaikan yang cukup drastis. Tingginya permintaan sebagai menu buka puasa salah satu hal yang mempengaruhinya.

“Tingginya harga kelapa muda ini memang seringkali terjadi pada saat bulan Puasa. Kerena pembeli kelapa muda tersebut sangat banyak, sehingga stok kelapa muda sangat sedikit, akibatnya harga semakin melonjak,” kata Herman Suhri (37) salah seorang pedagang kelapa muda di Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Senin (6/6/2016).
Disebutkan, bahwa minimnya ketersediaan kalapa muda di kalangan petani mengakibatkan kenaikan harga cukup tinggi. Hari biasa, harga kelapa muda hanya Rp. 4000 per buah, namun kini harganya mencapai Rp. 6500 per buah. Bahkan kedepan permintaan diprediksi terus meningkat hingga menjelang hari raya.
“Biasanya pembeli bukan hanya dari daerah ini saja, tetapi juga banyak pembeli dari luar daerah. Jadi ketersedian kelapa muda di daerah ini semakin sedikit, akibatnya harga buah tersebut melambung tinggi. Terkadang pedagang nantinya juga kesulitan mendapatkan kelapa muda,” jelasnya.
Ketika pada saat bulan Puasa kebanyakan para pedagang dari luar daerah juga membeli kelapa muda dari daerah ini guna untuk dijual kembali di daerahnya sendiri, itupun dengan permintaan yang cukup banyak, sehingga itu menjadi pemicu terhadap naiknya harga kelapa muda tersebut.
[M. Fahrul]