KAMIS, 2 JUNI 2016
BALI — Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Luhut Binsar Panjaitan menampik jika KRI Pati Unus karam lantaran ditorpedo kapal dari Tiongkok, tapi karena saat hendak berlabuh di Belawan, Medan, Sumatera Utara KRI menabrak sebuah kapal karam.

“KRI itu mau berlabuh di Belawan, Medan. Nabrak kapal yang tenggelam,” kata Luhut di Kuta, Rabu 1 Juni 2016.
Lantaran menabrak itu, lambung KRI Pati Unus robek. “Jadi robek, dipinggirkan kapalnya. Kapal ini kapal tua yang dibeli dari Jerman Timur sekitar tahun 1996,” papar dia.
Ia memaparkan jika hubungan Indonesia dan Tiongkok sejauh ini baik-baik saja. Ia menampik keras jika karamnya KRI Pati Unus lantaran dirudal kapal perang Tiongkok.
“Tidak benar itu. Hubungan kita dengan China baik-baik saja,” demikian Luhut.
[Bobby Andalan]