JUMAT, 3 JUNI 2016
ACEH — Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, yang sejak Juli 2015 hingga saat ini masih dalam proses perluasan. Namun, masjid kebanggaan warga Aceh ini siap menampung ribuan jamaah saat bulan suci Ramadan mendatang.

“Sudah berjalan sekitar 42 persen dan ditaksir bisa menampung hingga 13 ribu jamaah. Sejumlah pekerjaan dikebut, guna menampung ribuan jamaah yang akan melaksanakan salat tarawih,” ujar Hasanuddin, Kepala Lapangan PT. Waskita Karya, sebagai rekanan pembangunan Masjid Raya Baiturrahman, Jumat (3/6/2016).
Ia menambahkan, saat ini sejumlah pengerjaan terus dikebut persiapannya untuk mengantisapasi membludaknya jamaah. Katanya, pada tahun sebelumnya, jumlah jamaah di Masjid Raya mencapai 17 ribu jamaah saat bulan ramadan.
Ia melanjutkan, untuk mengantisipasi membludaknya jamaah, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada warga. Selain itu, juga untuk mencegah agar jamaah tidak kebingungan, karena masjid masih dalam proses pengerjaan perluasan.
Pihaknya juga akan menyiapkan tiga tempat untuk lokasi berwudhu dengan jumlah 120 keran. Meliputi di sektor kanan, kiri dan belakang.
“Hal itu untuk mencegah bersenggolannya jamaah wanita dan pria,” katanya.
Untuk diketahui, Masjid Raya Baiturrahman yang menjadi ikon Provinsi Aceh, mulai direnovasi untuk perluasan pada Juli 2015. Masjid kebanggaan warga Aceh ini akan disulap menyerupai Masjid Nabawi, Madinah.
Proyek tahap awal yang ditargetkan selesai pada Mei 2017 itu, akan dibangun 12 unit payung elektrik, basement tempat parkir kenderaan roda 2 dan roda 4, tempat wudhu, dan perbaikan beberapa interior bangunan.
Dalam kompleks masjid ini akan dibangun pusat beragam aktivitas yang mendukung fungsi masjid sebagai sentral kegiatan umat Islam di Aceh. Sementara itu, untuk jangka panjang, kegiatan yang akan dilakukan adalah pembebasan lahan dan pembangunan sampai ke tepi sungai Krueng Aceh.
[Zulfikar Husein]