Kota Bandung Dinilai Gagal Jaga Lingkungan, Ini Kata Walikota

KAMIS, 23 JUNI 2016

BANDUNG — Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil mengaku masih ada pabrik atau perusahaan di Kota Kembang yang berkategori rapor merah. Kendati demikian, definisi penilaian buruk tersebut tak melulu karena pelanggaran fisik.
Ia sampaikan beberapa pabrik itu memiliki permasalahan terkait administrasi. Misalnya saja tak mempunyai surat-surat perizinan.
“Ada sekian persen lebih pada pelanggaran administratif. Tidak punya sertifikat ini, sertifikat itu,” ujar Ridwan, Kamis (23/6/2016).
Sebelumnya Kota Kembang dinilai gagal menjaga lingkungan hidup oleh Kepala Badan Pegelolaan lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Jawa Barat, Anang Sudarna, Selasa (21/6/2016) lalu. Diketahui, dari 45 pabrik dan perusahaan yang diperiksa, 32 atau 70 persennya dinilai mencemari lewat limbah.
Ridwan pun tak menampik masih ada pabrik penghasil limbah yang melakukan pencemaran.
“Saya tidak anti kritik, tetapi jangan saat ada masalah saja ramai. Pas kita berprestasi pura-pura tidak tahu,” kata pria karib disapa Emil ini.
Untuk mengatasi itu, Emil menyerukan Badan BPLHD Kota Bandung agar lebih memperketat pengawasan pabrik penghasil limbah. Hal tersebut guna mengetahui praktik dari pabrik atau perusahaan tersebut seperti apa yang terjadi di lapangan.
“Saya sudah perintahkan BPLHD untuk segera mengecek,” pungkasnya.
[Rianto Nudiansyah]
Lihat juga...