SABTU, 4 JUNI 2016
LAMPUNG — Tingginya manfaat tanaman garut yang memiliki umbi membuat warga Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan terus melakukan budidaya umbi garut. Tanaman tersebut bahkan semakin meningkat permintaan menjelang bulan Ramadhan untuk bahan pembuatan kue terutama dari hasil olahan tepung aci umbi Garut.

Salah seorang petani Kecamatan Penengahan,Ansori, mengungkapkan meskipun bernama umbi garut, namun demikian jenis umbi ini bukanlah jenis umbi khas yang berasal dari daerah garut. Umbi garut merupakan jenis tanaman yang memilki umbi, yang dikenal dengan nama Irut. Umbi garut sendiri memiliki banyak nama tergantung dari daerahnya. Umbi garut sering disebut sebagai sagu belanda, labia walanta, irut, gaerut, angkrik, peda-peda, hula moa, sagu bamban, pantat sagu, dan masih banyak lagi istilah lainnya untuk umbi garut.
“Sejak dahulu warga terutama petani di sini membudidayakan umbi garut karena banyak manfaatnya dan akan semakin dicari menjelang bulan Ramadhan karena manfaat untuk pembuatan aci bahan cendol serta umbinya bisa mencegah peradangan lambung”ungkap Ansori saat berbincang dengan Cendananews.com Sabtu (4/6/2016)
Ia bahkan mengaku meski umbi garut tidak banyak dibudidayakan seperti tanaman umbi lain namun umbi garut masih dibudidayakan petani sebagai bahan cadangan makanan. Ia bahkan mengakui saat gagal panen tanaman padi beberapa puluh tahun lalu tanaman umbi garut menjadi salah satu tanaman untuk ketahanan pangan saat hasil tanam padi petani gagal.
Meskipun bukan merupakan salah satu jenis umbi yang dijadikan bahan makanan pokok, namun demikian manfaat umbi garut memiliki kegunaan menjadi cadangan makanan pada saat masa krisis.
“Biasanya dalam masa krisis sring terjadi gagal panen ataupun harga yang melonjak tinggi, sehingga membuat banyak makanan pokok seperti beras menjadi sulit ditemui. Karena itu, umbi garut merupakan salah satu solusi akan kebutuhan pangan dalam menghadapi krisis”terangnya.
Selanjutnya petani mulai menanam garut terutama saat bulan Ramadhan permintaan semakin tinggi dari pedagang makanan jenis cendol, cenil, yang memanfaatkan cendol sebagai campuran untuk minuman es buah.
Sementara itu salah satu warga,Suyatinah,yang masih mengolah umbi garut menjadi makanan baik direbus maupun diolah menjadi makanan mengaku kandungan gizi umbi garut cukup baik terutama yang ia alami bagi seluruh anggota keluarganya yang tak pernah menderita penyakit serius selama ini.
Umbi garut sendiri ungkapnya, sebagai salah satu jenis umbi-umbian yang memiliki banyak sekali kandungan gizi yang terdapat di dalamnya. Kandungan gizi tersebut diantaranya,air,protein,serat,lemak,pati,abu, zat besi, magnesium,fosfor,kalium,vitamin B6,folat.
Meskipun bukan merupakan salah satu jenis umbi-umbian yang terkenal seperti jenis singkong, kentang dan juga ubi jalar, namun menurut Suyatinah ternyata umbi garut memiliki banyak manfaat untuk manusia. Salah satu manfaat umbi garut lainnya adalah dapat diolah menjadi tepung umbi garut. Tepung gumbi garut dibuat sama seperti cara mebuat tepung pada umumnya. Biasanya tepung umbi garut diolah sebagai bubur, yang diberikan kepada orang yang sedang sakit atau sedang dalam masa penyembuhan. Dimana orang tersebut masih membutuhkan banyak nutrisi, namun tidak dapat menelan makanan dengan baik dan sempurna.
Bagian lain yang sering dimanfaatkan diantaranya ampas sisa pembuatan tepung umbi garut digunakan sebagai pakan ternak. Ampas dari umbi garut sering sekali dimanfaatkan menjadi pakan ternak, terutama sapi, kerbau dan juga kambing. Ampas dari umbi garut, meskipun sudah diolah sedemikian rupa, namun masih memiliki nutrisi tinggi dan juga tentunya dapat menghemat pengeluaran peternak untuk membeli pakan.
“Kalau mau memanfaatkan sumber pakan alam yang belum banyak digunakan maka ampas garut adalah solusi peternak di sini selain hijauan”terangnya.
Garut juga dimanfaatkan warga untuk mengobati masalah perut apabila patinya dicampur dengan air atau susu. Pati dari manfaat umbi garut yang dibuat menjadi bubur dengan menggunakan air atau menggunakan susu. Hal ini dapat membantu mengobati dan mencegah munculnya masalah pada bagian perut, terutama pada peradangan lambung dan juga bagian usus.
“Sepanjang bulan puasa ini makanan berbahan garut bisa menjadi pilihan terutama karena baik untuk menjaga kesehatan pencernaan dengan banyaknya serat dalam umbi garut,”terang Suyatinah.
Banyaknya manfaat tersebut membuat warga menanam umbi garut tersebut di pekarangan rumah dan di kebun yang masih bisa dimanfaatkan sebagai lokasi penanaman garut. Selain penanaman cukup mudah proses pengolahan garut juga mudah dilakukan seperti umbi lain.(Henk Widi)