Harga Gula Pasir dan Minyak Goreng di Pasar Inpres Larantuka Melonjak Tinggi

JUMAT, 24 JUNI 2016

LARANTUKA — Harga sembako di pasar Inpres Larantuka mulai beranjak naik mendekati lebaran. Kenaikan paling tinggi terjadi pada gula pasir dan minyak goreng. Gula pasir di pasar ini dijual 18 sampai 18.500 per kilogram sementara minyak goreng ukuran seliter dilepas di kisaran harga 16 ribu rupiah.
“Yang naik tinggi gula pasir, dimana sekilonya  18 ribu sampai 19 ribu rupiah sementara minyak goreng ukuran satu liter kami jual dengan harga 16 ribu rupiah,” ujar Ibu Darma, pedagang sembako yang ditemui di kiosnya di pasar Inpres Larantuka, Jumat (24/6/2016).
Dikatakan Darma, sebelum bulan puasa harga gula pasir berkisar antara 12 sampai 13 ribu rupiah sekilonya sementara minyak goreng dilepas dengan harga 13 ribu rupiah seliter.
Komoditi lainnya yakni bawang merah dan bawang putih di kios miliknya dijual dikisaran harga 35 ribu rupiah satu kilogram. Cabe rawit dan cabe keriting tutur Darma dilepas dengan harga 50 ribu rupiah sekilonya.
Telur ayam pun mengalami kenaikan 5 sampai 10 ribu rupiah satu papannya. Sebelum lebaran, telur ayam dijual dikisaran harga 25 sampai 50 ribu rupiah satu papan. Untuk beras beber Darma, masih tetap stabil di kisaran harga 10 sampai 12 ribu rupia dan tidak mengalami kenaikan.
Vita pedagang ayam potong yang dtemui Cendana News di tempat yang sama mengakui, harga daging ayam mengalami kenaikan 5 sampai 10 ribu rupiah per ekornya. Untuk ayam ukuran kecil, biasanya dijual dengan harga 50 ribu rupiah sementara ukuran besar dihargai 70 ribu rupiah.
“Tergantung ukurannya dan harganyapun tidak mengalami kenaikan berarti.Stok masih aman sampai saat ini dan penjualannya pun meningkat,” ungkapnya.
Yohana Niron pembeli yang ditemui Cendana News mengakui, kenaikan lebih banyak terjadi pada minyak goreng dan gula pasir. Sementara untuk sayur dan ikan kenaikannya masih wajar seperti hari biasa.
“Saat ini bulan purnama sehingga harga ikan agak sedikit mahal dan ini sudah biasa terjadi bukan saja di bulan puasa saja,” tuturnya.
Untuk daging sapi dan ayam kenaikannya masih wajar dan tidak berpengaruh karena masyarakat biasa jarang membelinya kecuali saat ada pesta saja. Daging sapi sebutnya dijual dengan harga 110 sampai 120 per kilonya.
[Ebed De Rosary]
Lihat juga...