SENIN, 6 JUNI 2016
MALANG — Sepuluh hari pasca terjadinya kebakaran (26 Mei), kemarin tepatnya hari Minggu (5/6/2016) Pasar Besar Kota Malang dibuka dan mulai beroperasi kembali. Meskipun lapak penampungan belum selesai dibuat namun para pedagang sudah mulai terlihat berjualan.

Dari pantauan Cendana News, transaksi jual beli yang biasanya banyak terjadi di dalam pasar, sekarang justru terlihat lebih banyak dilakukan di luar karena mayoritas pedagang yang lapaknya terbakar kini menempati sisi sebelah barat bagian luar untuk berjualan.
Kelompok pedagang dagangan basah seperti sayuran, buah maupun daging berjualan dengan menggunakan meja-meja kecil di atas trotoar jalan Sersan Harun. Sedangkan pedagang tekstil lebih banyak memanfaatkan bagian dalam mobil mereka untuk menyimpan barang sekaligus tempat berjualan.
Sementara itu, para pedagang yang toko atau lapaknya tidak terdampak kebakaran bisa mulai membuka tokonya kembali. Akan tetapi meskipun sudah mulai beroperasi, namun penerangan di dalam pasar belum dapat maksimal karena belum adanya pasokan listrik dari PLN. Sebagian besar pedagang menggunakan bantuan genset dan lampu emergensi sebagai penerangan.
Kondisi tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Pasar Kota Malang Wahyu Setianto. Menurutnya, adanya beberapa kabel yang terbakar akibat kejadian kebakaran tersebut membuat aliran listrik belum dapat di pasok untuk sementara waktu.
“Dinas Pasar akan mengaliri listrik dengan menggunakan genset. Tapi genset tersebut hanya mampu menerangi untuk waktu empat jam saja,”jelasnya.

Ia juga menyampaikan akan secepatnya menyelesaikan lapak penampungan yang berada di area parkir bagian depan pasar besar agar bisa segera di tempati oleh pedagang.
[Agus Nurchaliq]