Tiket Kapal Saat Lebaran Dijual di Luar Pelabuhan Bakauheni

SELASA, 17 MEI 2016

LAMPUNG — Antisipasi membludaknya antrian pengguna jasa, baik penumpang pejalan kaki dan pengguna kendaraan dalam angkutan arus lebaran atau Hari Raya Idul Fitri tahun 2016, PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) berkoordinasi dengan beberapa pihak meluncurkan wacana penjualan tiket di luar pelabuhan.

General Manager PT ASDP Bakauheni, Eddy Hermawan menyebutkan, wacana penjualan tiket di sejumlah titik jauh dari Pelabuhan Bakauheni akan diterapkan setelah ada keputusan serta kesepakatan dengan beberapa pihak terkait. Beberapa pihak terkait diantaranya pihak PT ASDP, PT Mata Pencil, Hotel 56 Kalianda serta pihak lain yang terkait.
“Pelaksanaan penjualan tiket di luar pelabuhan itu pasti akan dilakukan hanya saja perlu dilakukan koordinasi banyak pihak dengan tujuan utama mengurai kemacetan saat puncak arus balik lebaran,”sebut Eddy Hermawan kepada Cendana News, seusai rapat koordinasi di ruang rapat PT ASDP Bakauheni, Selasa (17/5/2016).
Ia juga memastikan pihak PT Mata Pencil selaku pihak ketiga yang selama ini memiliki tanggungjawab dalam penjualan tiket kapal telah menyiapkan berbagai sarana dan sumber daya manusia. Persiapan dilakukan terutama untuk proses penjualan yang sebagian dilakukan di pintu masuk dan Hotel 56 Kalianda.
Sosialisasi bahkan akan dilakukan menggunakan media brosur, pemberitahuan melalui radio, surat kabar, serta banner banner di sejumlah titik sebelum masuk ke wilayah Lampung Selatan. Pemberitahuan tersebut dimaksudkan untuk menghindari pengguna jasa terutama penumpang pejalan kaki dan kendaraan berbagai jenis.
Langkah jauh hari dipersiapkan oleh PT ASDP berkoordinasi dengan banyak pihak agar tidak “kecolongan” seperti tahun sebelumnya dimana antrian kendaraan mengular hingga pintu luar pelabuhan mencapai belasan kilometer. Selain persiapan tiket peristiwa terjadinya kekurangan armada bus saat arus liburan beberapa waktu sebelumnya karena kurangnya langkah antisipasi oleh Dinas Perhubungan Provinsi Lampung dan Organda dalam menyiapkan armada angkutan bus.
“Koordinasi dengan dishub dalam arus mudik lebaran dilakukan dengan menyiapkan armada bus di terminal pelabuhan Bakauheni agar tidak terjadi penumpang terlantar,”ungkapnya.
Penyiapan armada bus akan dilakukan oleh Organda, Damri, Dishub serta pihak perusahaan otobis dengan berkoordinasi dengan PT ASDP terkait jumlah penumpang pejalan kaki yang akan membantu pihak terkait dalam menyiapkan armada bus hadapi angkutan mudik lebaran.
Ketua Gabungan pengusaha angkutan sungai danau dan penyeberangan (Gapasdap) cabang Bakauheni,Sunaryo,mendukung terobosan pihak PT ASDP dan Mata Pencil yang akan melakukan penjualan tiket di luar pelabuhan Bakauheni. Langkah tersebut seharusnya sudah dilakukan jauh-jauh hari agar tidak terjadi antrian panjang di pelabuhan Bakauheni.
“Sebagai penyedia jasa pelayaran dengan kapal kapal ferry yang akan dioperasikan selama ini kemacetan selalu menghambat pelaksanaan angkutan arus lebaran,”ungkapnya.
Gapasdap juga akan melakukan persiapan dengan menyiapkan sebanyak 58 kapal Roro untuk angkutan lebaran tahun 2016 dengan pengalaman jumlah penumpang saat liburan panjang rata rata sebanyak 15.000-2.000 penumpang pejalan kaki diseberangkan. Sebagian kapal bahkan telah menjalani proses docking dan perbaikan untuk persiapan angkutan arus lebaran tersebut.
Berdasarkan rapat koordinasi tersebut langkah persiapan dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan saat arus mudik lebaran dan arus balik lebaran tahun 2016. Berdasarkan jadwal hari lebaran akan jatuh pada tanggal 6 dan 7 Juli 2016, pihak PT ASDP telah melakukan prediksi puncak arus mudik terjadi pada H-3 sementara prediksi puncak arus balik terjadi pada H +3 Minggu 10 Juli.
Pelaksanaan cuti bersama akan dilakukan pada tanggal 4,5 hingga 8 Juli 2016. Sesuai instruksi Kapolri, menurut Kapolres Lampung Selatan AKBP Adi Ferdian Saputra perayaan Idul Fitri diharapkan tidak ada kemacetan.
Kapolres Lampung Selatan menekankan agar mata Pencil bisa menyiapkan langkah langkah dalam proses penjualan tiket karena selama ini penjualan tiket mengakibatkan kemacetan lalu lintas.
“Kita siapkan personil agar kemacetan tidak terjadi terutama di Jalan Lintas Sumatera dan kita mendukung terobosan pihak ASDP dan Mata Pencil dalam penjualan tiket yang bisa mengurai kemacetan lalu lintas dan meminimalisir kecelakaan,”terang AKBP Adi Ferdian Saputra.
Rapat koordinasi membahas persiapan angkutan lebaran 2016 tersebut dihadiri oleh berbagai instansi diantaranya Dinas Perhubungan (Dishub), Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Polres Lampung Selatan, Basarnas Lampung, Dinas Kesehatan,Gabungan Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (Gapasdap), Jasa Raharja serta berbagai pihak yang terlibat dalam angkutan lebaran.
[Henk Widi]
Lihat juga...