Setya Novanto Siapkan Dana Bergulir untuk Pilkada

KAMIS, 12 MEI 2016

BALI—Kandidat Ketua Umum DPP Partai Golkar nomor urut 2, Setya Novanto mendapat kesempatan pertama dalam sosialisasi yang digelar di Nusa Dua Bali Kamis malam (12/5/2016). Sosialisasi di zona tiga ini hanya dihadiri oleh Setya Novanto dan Bambang Oetoyo. 

Dalam pemaparannya, Setya Novanto menyebut belakangan ini, dalam beberapa kali pemilu jumlah suara Golkar mengalami penurunan. 
“Jumlah suara Golkar menurun. Pada kepemimpinan Pak Akbar Tandjung 20 persen, Pak JK 14,50 persen dan pada kepemimpinan Pak ARB mengalami kenaikan 14,75 persen,” kata Setya Novanto.
Menurutnya, turunnya perolehan suara Partai Golkar itu lantaran situasi politik yang terus berkembang belakangan ini. “Jumlah partai semakin banyak, lalu visi, misi, program kerja dan platform partai sama. Kalau saya jadi Ketum, maka ada target 150. Tetapi dengan 20 persen kita bisa mencapai 120. Kekurangan 29 saya berfikiran, orang terbaik di daerah tentu saya siap membiayai calon tersebut. Ini bertujuan agar kita jadi nomor satu kembali,” papar Novanto.
Hal lain yang disorotinya adalah mahar politik tiap kali hajatan Pilkada digelar. Tak sedikit pula kader Golkar yang pindah partai atau maju melalui jalur independen. Hal itu terjadi lantaran mahar politik. 
“Persolannya adalah saat administrasi mengalami kesulitan dan adanya mahar politik. Kalau saya jadi Ketum, maka tidak ada lagi mahar politik. Saya akan mengeluarkan biaya bergulir untuk satu provinsi. Dana ini saya usahakan dengan konsultan terbaik. Kalau dia menang, uangnya akan dikembalikan dan digulirkan ke daerah lain yang menggelar Pilkada,” jelas Novanto.
Novanto bertekad mewujudkan transformasi Partai Golkar yang modern, kuat, solid dan berakar demi kejayaan dan kemenangan Partai Golkar. 
“Saya bertekad mewujudkan Partai Golkar menjadi partai modern. Kita akan memperkuat partai. Ideologinya Pancasila, karya kekaryaan,” demikian Novanto memaparkan. (Bobby Andalan)
Lihat juga...