SABTU, 14 MEI 2016
PONTIANAK — Generasi Baru Indonesia (GenBI) Provinsi Kalimantan Barat mengadakan Training of Trainer (TOT) Kebanksentralan di Aula Keriang Bandong Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kalimantan Barat Jalan Ahmad Yani No. 2 Kota Pontianak. Selain itu juga menyambut penerima beasiswa Bank Indonesia (BI) GenBI Kal-Bar angkatan 2016. Kegiatan ini di ikuti kurang lebih 100 peserta penerima beasiswa BI 2016.

Agenda tahunan yang diselenggaraan oleh bidang organisasi dan keanggotaan GenBI Kal-Bar. diikuti mahasiswa yang mendapatkan beasiswa ini dari dua komisariat diantaranya GenBI komisariat Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, dan GenBI komisariat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak.
“Kegiatan ini yang pertama untuk menyambut mahasiswa penerima beasiswa baru Bank Indonesia sekaligus untuk tes Training of Trainer Kebanksentralan. Hasilnya itu akan dipilih untuk mengikuti kegiatan roadshow yang diadakan oleh Bank Indonesia ke daerah-daerah atau ke SMA yang berada di daerah,” kata Ketua panitia sekaligus selaku Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan GenBI Kalbar, Basri, Sabtu (14/5/2016).
“Selain itu kita juga ingin mengenalkan GenBI dengan anggota baru. GenBI itu seperti apa?. Maka dari pada itulah kami bertujuan untuk mempererat tali silahturahim kami antara penerima beasiswa GenBI yang lama dengan penerima beasiswa baru supaya lebih erat lagi,” lanjut Basri.
Basri mengatakan, hasil dari TOT pada tahap pertama akan diambil 20 orang penerima biasiswa. Selanjutnya akan diseleksi kembali dengan mengikuti micro teaching hingga mengerucut menyisakan sembilan orang dan kemudian sembilan orang itulah yang menjadi perwakilan GenBI untuk roadshow penyampai tentang Kebanksentralan, Gerakan nasional non-tunai, dan ciri-ciri keaslian uang. Mereka turun bersama pihak Bank Indonesia yang berperan sebagai mediatornya BI kepada masyarakat.
“Harapan GenBI untuk penerima beasiswa baru ini bisa lebih paham apa itu Bank Indonesia, mempunyai peran untuk menyampaikan apa itu Bank Indonesia, fungsi dan peran Bank Indonesia,” kata Basri.
[Aceng Mukaram]