SABTU, 7 MEI 2016
LAMPUNG — Sebuah kendaraaan truk jenis colt diesel bernomor polisi E 8606 PP warna kuning milik perusahaan Pembangunan Perumahan (PP) bermuatan beberapa rit pasir mengalami rem blong di Jalan Lintas Sumatera KM 0-1 turunan arah pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, tepat di depan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Bakauheni. Akibat mengalami rem blong kendaraan truk tersebut menghantam truk colt diesel bermuatan ribuan butir kelapa bernomor polisi BE 9038 X yang dikendarai oleh satu keluarga.

Kendaraan truk bermuatan kelapa yang ditabrak truk milik PP yang semula menghadap arah Bakauheni bahkan berputar arah menghadap Bandarlampung akibat kerasnya hantaman truk yang mengalami rem blong.
Akibat kecelakaan tersebut, tiga mengalami luka berat dan satu meninggal dunia. Semua korban kecelakaan dievakuasi menggunakan kendaraan ambulance milik PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) cabang Bakauheni menuju Puskesmas rawat inap Bakauheni.
Kendaraan bermuatan kelapa yang dikendarai oleh satu keluarga diantaranya suami dan sang isteri serta kedua anaknya asal Krui Kabupaten Pesisir Barat tersebut dihantam kendaraan milik perusahaan kontraktor pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang sedang mengangkut material pasir ke arah titik nol JTTS.
“Kejadiannya sangat cepat karena kondisinya sedang ramai tiba-tiba truk sudah menghantam pot bunga yang menjadi pembatas jalan di turunan pelabuhan Bakauheni,”ungkap saksi mata, Sunardi yang bekerja di sebuah rumah makan tepat di depan lokasi kejadian, Sabtu (7/5/2016).
Selain satu keluarga menjadi korban satu pengemudi truk PT PP langsung dibawa ke rumah sakit dr Bob Bazaar SKM Kalianda Lampung Selatan menggunakan kendaraan operasional milik PT PP yang langsung dikerahkan membantu para korban.
Akibatnya jalan arah Pelabuhan Bakauheni mengalami kemacetan cukup parah. Puluhan anggota security dari PT ASDP Bakauheni, polisi lalu lintas dari Polres Lampung Selatan dan puluhan personil dari KSKP Bakauheni dikerahkan untuk melakukan pengamanan di lokasi kecelakaan yang mengakibatkan kemacetan hingga sepanjang dua kilometer di Jalan Lintas Timur dan jalan lintas Tengah.
Akibat kecelakaan lalulintas tersebut sebagian ruas jalan dipenuhi dengan butiran kelapa yang berhamburan. Sementara itu dua kendaraan yang mengalami kecelakaan masih melintang di tengah jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas dari dan menuju pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan.
Hingga saat ini sopir truk PP yang belum terkonfirmasi identitasnya dirujuk ke rumah sakit umum dr Bob Bazaar Kalianda dan korban satu keluarga masih di rawat di Puskesmas rawat inap Bakauheni. Terkait kecelakaan lalu lintas tersebut Kasatlantas Polres Lampung Selatan AKP Mubiarto belum dapat dikonfirmasi karena sedang menangani tempat kejadian perkara dan melakukan evakuasi kendaraan yang melintang di jalan.
Berikut nama nama kecelakaan lalulintas di Jalinsum KM 0-1 Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan berdasarkan data dari Satlantas Polres Lampung Selatan.
Korban yang merupakan satu anggota keluarga penumpang kendaraan truk colt diesel bernomor polisi BE 9038 X merupakan warga Krui Kabupaten Pesisir Barat Lampung.
- Febrianto (33) sang suami mengalami luka berat.
- Sulastri (32) sang isteri mengalami luka berat.
- Tasya Sahira (8) sang anak mengalami luka berat.
- Bayu Erlangga (9) sang anak dinyatakan meninggal dunia.

Sementara pengemudi kendaraan dari PT Pembangunan Perumahan (PP) yang belum terkonfirmasi identitasnya saat ini dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr Bob Bazaar Kalianda untuk mendapat penanganan lanjutan. Sementara itu ketiga korban truk bermuatan kelapa setelah mendapat penanganan awal di Puskesmas rawat inap Bakauheni langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum Bob Bazaar untuk mendapat penanganan lanjutan.[Henk Widi]