Libur Panjang, Penumpang KRL Jabodetabek Meningkat 15 Persen

JUMAT, 6 MEI 2016

JAKARTA — Warga masyarakat di sekitar wilayah Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek) benar-benar memanfaatkan momen liburan panjang selama 4 hari, mulai Kamis, Jumat, Sabtu dan Minggu. Mereka mengunjungi berbagai destinasi wisata atau keluarga dan kerabat. Banyak yang bepergian dengan menggunakan kendaraan pribadi, namun banyak pula yang memanfaatkan sarana transportasi angkutan umum.
Di wilayah Jabodetabek saat ini ada dua macam moda transportasi angkutan umum massal yang terintegrasi/Mass Rapid Transit (MRT). Pertama adalah Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodetabek, kereta komuter ini melayani keberangkatan dan kedatangan penumpang mulai dari Stasiun Bekasi, Stasiun Bogor, Stasiun Tanjung Priok hingga sampai Stasiun Maja, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Sedangkan yang kedua adalah Bus Transjakarta, sekarang rute bus tersebut tidak hanya menjangkau wilayah ibukota Jakarta saja, namun juga mulai menjangkau wilayah Bekasi dan Depok.
Khusus untuk KRL Jabodetabek  setiap harinya bisa dikatakan tidak pernah sepi dari penumpang, mulai dari pagi sampai malam. Sebagai catatan, KRL Jabodetabek saat ini  setiap harinya mampu mengangkut sekitar 1 juta penumpang, diperkirakan pada tahun 2017 mendatang, KRL Jabodetabek akan mampu mengangkut sekitar 1,2 juta penumpang per hari dengan 1.000 kali perjalanan per hari.
Sementara itu, menurut data dari PT. Kereta Commuter Jabodetabek (KCJ), selama musim liburan empat hari tersebut telah terjadi lonjakan penumpang sekitar 10 hingga 15 persen jika dibandingkan dengan liburan hari biasa, demikian disampaikan Eva Chaerunnisa, Humas PT. KCJ saat dihubungi Cendana News, Sabtu siang (7/5/2016). Lonjakan kenaikan penumpang KRL Jabodetabek sebesar 10 hingga 15 persen tersebut rupanya sudah diantisipasi sebelumnya oleh oleh PT. KCJ, dimana mereka sama sekali tidak mengurangi frekuensi lalu-lalang perjalanan kereta api.
Humas PT. KCJ, Eva Chaerunnisa mengatakan “terjadi kenaikan yang signifikan penumpang KRL selama libur panjang empat hari yaitu sebesar 10-15 persen jika dibandingkan dengan hari libur bisa, normalnya jumlah penumpang KRL saat liburan biasa akhir pekan Sabtu-Minggu sekitar 600 ribu hingga 630 ribu penumpang, namun kemarin tanggal 5-6 Mei 2016 , penumpang KRL mencapai 700 ribu, mungkin jumlah penumpang tersebut akan sama pada tanggal hari Sabtu-Minggu (7-8/5/2016)” terangnya melalui pesan singkatnya saat dihubungi Cendana News, Sabtu siang (7/5/2016).
Menurut data PT. KCJ, konsentrasi peningkatan volume penumpukan tampak terlhar di beberapa stasiun besar yang dilalui KRL Jabodetabek seperti Stasiun Bogor, Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Bekasi dan di Stasiun Tanah Abang. Biasanya kalau hari libur hanya 40 ribu penumpang per hari, namun dua hari kemarin volume penumpangnya mengalami  peningkatan menjadi 60 ribu penumpang. Namun diperkirakan jumlah penumpang tersebut akan mencapai puncaknya pada Minggu (8/5/2016).[Eko Sulestyono]
Lihat juga...