Ratusan Karangan Bunga Penuhi Rumah Duka Tutty Alawiyah

RABU, 4 MEI 2016

JAKARTA — Ratusan karangan sebagai tanda ikut berduka cita dan berbelasungkawa siang ini, Kamis (4/5/2016), tampak terlihat memenuhi rumah kediaman  almarhumah Tutty Alawiyah, yang dikenal sebagai Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan pada tahun 1997-1998 di era Pemerintahan Presiden H.M. Soeharto dan sekaligus Presiden B.J. Habibie tersebut.
Pantauan Cendana News, ratusan karangan bunga berjajar mulai dari rumah duka hingga meluber di sepanjang area wilayah rumah duka yang terletak di Jalan Raya Jatiwaringin No 51, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Sementara itu, suasana semakin mengharu biru saat sayup-sayup suara lantunan ayat-ayat suci Al Quran terdengar dari dalam rumah duka.
Tutty Alawiyah meninggal dunia tadi pagi, Rabu (4/5/2016) di Rumah Sakit (RS) Metropolitan Medical Center (MMC) Jakarta, Jalan Hajjah Rangkayo Rasuna Said, Kuningan Jakarta Selatan, pada sekitar pukul 07:15 WIB. Berdasarkan informasi dari keluarga, Tutty Alawiyah dilarikan ke RS MMC pada tanggal 28 April 2016 akibat infeksi pada saluran pencernaannya. Tutty Alawiyah wafat pada usia 74 tahun, almarhumah meninggalkan lima orang anak dan 15 cucu.
Jenazah Tutty Alawiyah sudah tiba di rumah duka sejak pukul 10:00 WIB, rencananya jenazah akan disholatkan di Masjid Al-Barkah pada pukul 14:30 WIB dan Masjid Al Alawiyah pada pukul 15:30 WIB yang lokasinya tak jauh dari rumah duka. Setelah selesai disholatkan, jenazah Tutty Alawiyah akan dimakamkan kompleks Pesantren Khusus Yatim As Syafiiah, Jalan Raya Jatiwaringin, Pondok Gede Bekasi.
“Atas nama Keluarga Besar Ibu H. Tutty Alawiyah, saya H. Zakky sebagai salah satu adik kandung almarhumah sekali lagi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya bagi semua pihak yang telah datang bertakziah ke rumah duka maupun yang telah mengirimkan ratusan karangan bunga sebagai tanda duka cita dan turut berbelasungkawa atas meninggalnya kakak kami yang tercinta dan tersayang H. Tutty Alawiyah” demikian dikatakan H. Zakky, adik kandung almarhum, Rabu (4/5/2016).
Jusuf Kalla hingga Fadli Zon Datang Melayat
Ribuan pelayat tampak terlihat memenuhi kediaman rumah duka. Pantauan Cendana News, pada pukul 14.25 WIB, rombongan Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla dengan didampingi Hajjah Mufida Jusuf Kalla datang bertakziah ke rumah duka. Wapres JK beserta istri datang dengan menggunakan mobil dinas Mercedez Benz dengan nomor polisi Indonesia 2, rombongan langsung memasuki rumah duka tempat dimana jenazah Tutty Alawiyah disemayamkan. 15 menit kemudian Wapres JK beserta istri langsung berpamitan kepada beberapa perwakilan keluarga almarhum Tutty Alawiyah, untuk selanjutnya kembali ke Istana Negara.
Sebelumnya beberapa pejabat negara dan beberapa orang penting lainnya tampak terlihat sudah datang melayat ke rumah duka, antara lain Menteri Pemberdayaan Perempuan Kabinet Kerja Yohana Yembise, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, Ketua DPD RI Irman Gusman, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, politikus senior PKS Hidayat Nur Wahid, Penasehat Umum Partai Golkar Akbar Tandjung dan seorang pengusaha yang juga bakal calon Gebernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno beserta Ibunya H. Mien Uno.
“Saya Wakil Presiden Jusuf Kalla berserta Istri H. Mufida Jusuf Kalla mengucapkan turut berduka cita dan berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya mantan politikus senior Partai Golkar yang juga sekaligus mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan yaitu almarhumah Hajjah Tutty Alawiyah, semoga beliau diterima disisi Allloh SWT sesuai dengan amal dan perbuatannya,” demikian dikatakan Wakil Presiden Jusuf Kalla kepada wartawan di rumah duka, Rabu (4/5/2016).
Fadli Zon, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengatakan “Saya Fadli Zon Wakil Ketua DPR RI mewakili teman-teman parlemen di Senayan merasa sangat kehilangan sosok Tutty Alawiyah, beliau semasa hidupnya dikenal sebagai seorang politikus senior Partai Golkar dan mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan yang tangguh, sehingga menginspirasi para kaum perempuan dan wanita di Indonesia, selamat jalan Ibu Tutty Alawiyah, Negara dan Bangsa Indonesia akan selalu mengenang kebaikan dan jasa-jasamu” terangnya kepada wartawan di rumah duka.[Eko Sulestyono]
Lihat juga...