Satu Penumpang Jatuh dari KMP Royal Nusantara di Pelabuhan Bakauheni

RABU, 4 MEI 2016

LAMPUNG — Arus liburan panjang yang meningkat jelang hari raya keagamaan kenaikan Isa Al Masih (5/5) dan Isra Mi’raj (6/5) di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan Provinsi Lampung diwarnai insiden penumpang jatuh ke laut. Manager operasional PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) cabang Bakauheni Heru Purwanto membenarkan insiden tersebut.
Ia mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi sekitar jam 10.30 wib di area dermaga 3 Pelabuhan Bakauheni. Dugaan sementara kondisi perairan Selat Sunda yang ekstrim membuat kapal mengalami kesulitan saat akan melakukan olah gerak dan sandar pada alur masuk dan berimbas pada pergerakan kapal yang akan menambatkan tali di dermaga. Beruntung korban tidak mengalami luka luka dan hanya mengalami trauma akibat terjatuh dari dek kapal.
“Tapi petugas pelabuhan segera sigap menolong korban yang diduga sakit dan saat akan sandar berdiri di pagar kapal selanjutnya setelah diselamatkan maka dibawa ke Puskemas Bakauheni,”ungkap Heru Purwanto saat dikonfirmasi Cendana News, Rabu (4/5/2016).
Korban berjenis kelamin laki laki yang jatuh dari KMP Royal Nusantara milik perusahaan pelayaran PT JN yang sandar dermaga 3 tersebut bernama  Alexander (29) warga Bukit Tinggi  Desa Nagari Tigo Balui – Sumatera Barat merupakan mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Jakarta. Meski terjatuh dari kapal korban tidak mengalami luka luka setelah mendapat pengecekan di Puskesmas Bakauheni  oleh dokter Paul. Namun kondisi korban mengalami trauma dan setelah mendapat penanganan korban langsung diperkenankan melakukan perjalanan menggunakan bus.
Heru Purwanto mengungkapkan, arus liburan panjang liburan keagamaan tersebut diprediksi akan mengalami kenaikan sebesar 20 persen. Antisipasi kenaikan jumlah penumpang pejalan kaki, kendaraan PT ASDP menyiapkan sebanyak 28 kapal roll on roll off (Roro) untuk melayani pelayaran di lintasan Selat Sunda. Diprediksi kenaikan akan terjadi pada hari Sabtu (7/5) dan Minggu (8/5) meski hingga siang ini belum ada peningkatan dan terpantau masih normal terutama penumpang pejalan kaki yang berasal dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa.
“Saat ini di loby tiket terpantau masih mengalir lancar sementara dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera sudah mulai menunjukkan kenaikan terutama penumpang pejalan kaki,”ungkapnya.
Kenaikan arus penumpang pejalan kaki dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera yang didominasi penumpang kendaraan pribadi dan pejalan kaki tersebut rata rata merupakan pekerja di sektor informal yang bekerja di wilayah Jakarta dan provinsi Banten. Sebaliknya dari arah beberapa kota di Bandarlampung rata rata kendaraan bus dari arah terminal Rajabasa menuju Pelabuhan Bakauheni dipenuhi penumpang yang sudah mulai akan melakukan liburan sejak siang ini. Arus kendaraan jenis truk eskpedisi pun terpantau masih normal beroperasi dan belum ada larangan beroperasi selama arus liburan.
“Belum ada larangan kendaraan truk melintas dan melakukan operasi karena kondisi arus lalulintas masih normal baru saat ada kemacetan kita koordinasi dengan satlantas Polres Lampung Selatan,”terangnya.
Ia menegaskan, saat ini kondisi cuaca angin cukup kencang dan  arus gelombang perairan Selat Sunda cukup tinggi meski kondisi cukup cerah. Meski demikian ia menghimbau kepada pengguna jasa pelayaran untuk lebih berhati hati selama melakukan pelayaran di lintasan Selat Sunda.
“Nahkoda setiap kapal selalu berkoodinasi dengan pihak stasiun trafic control kapal agar bisa mengetahui kondisi cuaca perairan Selat Sunda yang bisa berubah sewaktu waktu,”terangnya.
Ia mengakui cuaca ekstrim yang terjadi di perairan Selat Sunda selama beberapa hari ini tidak memberi dampak cukup signifikan bagi pelayaran di lintasan Selat Sunda karena kapal kapal di Selat Sunda saat ini rata rata sudah memiliki bobot di atas 5.000 GT.
Selama angkutan arus liburan kali ini PT ASDP Bakauheni menyiapkan kapal Roll On Roll Off sebanyak 28 unit kapal untuk melayani pelayaran di lintasan Selat Sunda. Selain menyiapkan kapal dalam arus liburan panjang PT ASDP juga menyediakan fasilitas toll gate sebanyak 8 buah meliputi toll gate kendaraan roda empat dan toll gate kendaraan roda dua. Sementara loket pembelian tiket penumpang pribadi disiapkan sebanyak 10 loket.[Henk Widi]
Lihat juga...