Peringati Isra’ Miraj Koarmatim Gelar Tausiah dan Doa Bersama

RABU, 11 MEI 2016

SURABAYA — Memperingati Isra’ Miraj ke-1437 Hijriyah, keluarga besar Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) menggelar tausiah dan doa bersama. Dengan mengangkat tema ‘Dengan hikmah Isra’ Miraj Nabi Muhammad SAW, kita mantapkan keimanan dan ketakwaan guna meningkatkan loyalitas, moralitas dan integritas, sebagai landasan dalam mewujudkan TNI yang kuat, profesional dan dicintai rakyat’.
Kepala Staf Koarmatim (Kasarmatim), Laksamana Pertama (Laksma) TNI Mintoro Yulianto menjelaskan, sebagai seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) dalam melaksanakan setiap tugas harus diiringi dengan ibadah yang menjadi bekal kehidupan di dunia dan akhirat.
“Maka dalam konteks keimanan dan ilmu pengetahuan bahwa sholat adalah inti dari Isra’ Mi’raj, karena sholat adalah perintah Allah SWT kepada manusia untuk menjadi disiplin dalam menghargai waktu, serta membentuk kepribadian dalam berbagai aspek kehidupan,” Jelas Kasarmatim di Gedung Panti Tjahaya Armatim (PTA) Ujung Surabaya, Rabu (11/5/2016).
Sementara itu, penceramah, KH. Ali Mashan Musa menghimbau kepada seluruh keluarga besar Koarmatim untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT, melalui ibadah sholat lima waktu dengan taat dan khusyuk, karena dengan mengingat nama Allah SWT selama 24 jam akan menjamin kehidupan menjadi lebih istikhomah dan terhindar dari stress.
“Selain itu mengantisipasi perkembangan jaman saat ini, peran orang tua dalam mengasuh dan membimbing anak terhadap media tv dan ponsel harus bijak, karena pengaruh negatif akan merusak mental serta prilaku dalam masa tumbuh kembang anak,” imbuh Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya ini.
Dalam ceramahnya, tak lupa Prof. Ali Mashan membacakan Surat Al Qur’an Al Fushilat ayat 30 yang tersirat dalam artinya dalam menyambut Isra’ Miraj sebagai seorang muslim juga diwajibkan mendoakan kedua orang tua, karena ridho Allah SWT adalah ridho orang tua, dan murka Allah SWT adalah murka orang tua, sayangilah kedua orang tua.
“Dan jalin silaturahmi sehingga hubungan baik akan terus terjalin dimanapun kita berada,” pungkasnya.
[Charolin Pebrianti]
Lihat juga...