Meski Sepi Pembeli, Pedagang Dadakan Tetap Jual Prediksi Soal SBMPTN

SENIN, 30 MEI 2016

MALANG — Sehari menjelang pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), puluhan pedagang “dadakan” penjual prediksi soal-soal SBMPTN mulai memadati sepanjang trotoar di jalan Veteran yang berdekatan dengan gerbang utama pintu masuk Universitas Brawijaya (UB). 
Prediksi soal SBMPTN yang banyak di jual meliputi Tes Kemampuan Dasar Umum (TKDU), Saintek (IPA), Soshum (IPS) dan campuran (IPC).
Joko salah satu pedagang mengaku sudah dua hari ini ia berjualan soal SBMPTN dan hampir setiap tahun dirinya menjadi pedagang dadakan untuk menjual prediksi soal di jalan Veteran ini.
“Jadi setiap kali mau ada tes masuk perguruan tinggi, saya langsung menyiapkan prediksi soal untuk di jual,”jelasnya kepada Cendana News, Senin (30/5/2016).
Joko mematok harga Rp.10.000,- untuk setiap kumpulan soal. Dari harga tersebut ia hanya bisa mengambil keuntungan sebesar Rp.2.500,-.
“Saya bisa dapat untung sebesar itu kalau pembelinya tidak menawar, tapi kalau masih di tawar ya untungnya bisa lebih sedikit lagi,”ucapnya.
Di akuinya, dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah pembeli prediksi soalnya jauh lebih sedikit. Hal tersebut disebabkan karena pendaftaran tes tahun ini sudah dilakukan secara online, jadi peserta tes tidak perlu datang ke Malang untuk mendaftar.
Para peserta tes sekarang bisa datang sehari sebelum tes, jadi kemungkinan untuk membeli prediksi soal semakin kecil karena besok ujiannya sudah di mulai.
“Dua hari ini saja saya baru menjual enam buku soal,”ucapnya.
Namun demikian Joko mengaku sudah siap jika seandainya sampai nanti malam dagangan tidak terjual semua.
“Namanya juga berdagang, pasti ada resikonya, termasuk jika harus menanggung rugi,”tutup pria yang kesehariannya juga menjadi kuli bangunan ini.
[Agus Nurchaliq]
Lihat juga...