SENIN, 16 MEI 2016
MANADO — Lima negara asing mengikuti Kejuaran Terjun Payung Internasional (Open Parachuting Championship) yang digelar di kawasan pantai Marina Plaza Manado pada Senin (16052016).

Dalam kejuaran terjun payung Internasional ini diikuti oleh 95 atlet yang berasal dari lima Negara asing dan 12 kontingen Nasional serta Internasional yaitu Australia, India, Irak, Korea, Malaysia, Provinsi Sulut, DKI Jakarta, Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Sumsel. Dalam Pembukaan kegiatan kejuaran Internasional Terjun Payung ini di hadiri oleh Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Aero Sport Indonesia (PB FASI) Marsekal Pangkoopsau II Makassar Marsekal Muda TNI Dody Trisunu, Gubernur Sulut Olly Dondokambey , Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw serta unsur Muspida.
Menurut Ketua Umum PB FASI Marsekal Muda TNI Dody Trisunu, tahun ini kegiatan ini memang dipusatkan di kota Manado untuk menarik kunjungan wisatawan terutama wisatawan asing sehingga pariwisata di Bumi Nyiur Melambai terus mengalami peningkatan.
“Kita harapkan dengan hadirnya kejuaran terjun payung Internasional ini warga asing yang datang ke kota Manado semakin meningkat sehingga pariwisata di Sulut terus berkembang dengan baik,” kata Dody pada Cendana News di lokasi Senin (16/5/2016).
Sementara itu Gubernur Sulut Olly Dondokambey menegaskan, kegiatan terjun payung Internasional ini untuk meningkatkan minat terhadap terjun payung khususnya bagi generasi muda yang ada di Sulut agar bisa bergabung dengan atlet dunia untuk meraih prestasi.
“Kegiatan ini selain untuk mendorong program pemerintah di bidang pariwisata juga untuk mencari bibit baru atlet terjun payung di Sulut,” kata Dondokambey.
Dondokambey mengatakan, olah raga terjun payung di Sulut sempat mati suri sehingga saat ini di kepemimpinan bersama Wagub Steven Kandouw akan kembali menghidupkan olah raga terjun payung demi menunjang pariwisata daerah.
[Ishak Kusrant]