SABTU, 14 MEI 2016
YOGYAKARTA — Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar Kirab Bedhol Projo dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-100 Kabupaten Sleman, Sabtu (14/5/2016). Kirab yang menempuh jarak 15 Kilometer merupakan bentuk tapak tilas berpindahnya Kantor Kabupaten Sleman dari Ambarukmo ke Kantor Kabupaten Sleman yang sekarang di desa Beran, Tridadi, Sleman.

Puluhan andhong atau kereta kuda memeriahkan Kirab Bedhol Projo Kabupaten Sleman. Bedhol Projo artinya berpindahnya pusat pemerintahan yang dalam hal ini Pemerintahan Kabupaten Sleman. Seluruh perangkat desa di wilayah Sleman turut dalam kirab yang setiap tahunnya juga digelar sebagai peringatan berpindahnya pusat Pemerintah Kabupaten Sleman tersebut.
Kirab diawali dengan upacara doa dan kenduri selamatan di Pendopo Ambarukmo sejak siang sebelumnya. Lalu, menjelang sore sekitar pukul 15.00 WIB, Kirab Bedhol Projo mulai diberangkatkan. Arak-arakan didahului oleh Bregodo Gamelan yang diusung menggunakan mobil terbuka. Lalu, tiga ekor kuda mengiringi di belakangnya dan puluhan andhong dihias bendera merah biru muda mengikuti.
Menjelang tiba di lokasi Kantor Kabupaten Sleman, Bregodo atau Prajurit Sleman menyambut, dan turut mengantar barisan andhong menuju Pendopo Parasamya. Sementara itu, ratusan warga antusias menyaksikan iring-iringan kirab tersebut.

Dalam sejarahnya, pusat pemerintahan Kabupaten Sleman berada di Pasanggrahan Ambarukmo. Namun sejak sekitar tahun 1964, pusat pemerintahan Kabupaten Sleman dipindahkan ke Desa Beran, Tridadi, Sleman. Selama berada di Ambarukmo sejak tahun 1947, tercatat ada lima bupati yang menjabat, yaitu KRT Pringgodiningratan (1945-1947), KRT Projodiningratan (1947-1950), KRT Diponingiratan (1955-1959) dan KRT Murdodiningrat (1959-1974).
[Koko Triarko]