KAMIS, 12 MEI 2016
ACEH—Hasil Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, dilaporkan menurun. Kelulusan siswa di kota tersebut menurun jauh dibanding kelulusan UN siswa SMA pada tahun-tahun sebelumnya.

“Hasil UN SMA Lhokseumawe, semuanya lulus, tapi secara nasional kita nilainya turun. Namun di Kota Lhokseumawe semua siswanya lulus,” ujar Rusli, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olah Raga (Disdikpora) Kota Lhokseumawe, kepada Cendana News, Kamis (12/5/2016).
Rusli menambahkan, penurunan tersebut bukan hanya dialami oleh Kota Lhokseumawe, namun juga dialami oleh sejumlah kota/kabupaten di Aceh lainnya. Salah satu penyebabnya kata Kadisdikpora tersebut adalah karena pada UN tahun 2016 di Aceh baru menggunakan sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
“Ya, salah satunya adalah karena kita sudah mulai menggunakan model UNBK. Dalam hal ini, kita masih terbaru, siswa kita belum terbiasa ujian dengan sistem (UNBK) tersebut, tentunya pasti ada kekurangan dan kelemahan-kelemahan,” kata Rusli.
Selain faktor tersebut, menurut Rusli, penyebab lain adalah tingkat kepedulian yang masih kurang. Partisipasi antara masyarakat, orang tua dan siswa itu sendiri masih sangat rendah. Ia berharap kedepan, partisipasi dan kepedulian masyarakat, orang tua dan terutama siswa semakin meningkat. Rusli menekankan, pihaknya juga sudah meminta seluruh sekolah untuk melakukan persiapan untuk UNBK sejak awal tahun ajaran.
“Kita juga sudah mengimbau kepada seluruh sekolah bagaimana dari awal tahun untuk mempersiapkan diri agar mampu menggunakan komputer. Karena tahun depan kita harapkan semua sekolah di Lhokseumawe sudah UNBK,” pungkas Rusli. (Zulfikar Husein)