Dermaga Fery Kewapante Segera Dioperasikan pada Juni 2016

SELASA, 24 MEI 2016

MAUMERE — Dermaga ferry Kewapante yang sudah selesai dibangun tahun 2015 akan segera beroperasi melayani rute Kewapante-Pulau Besar-Palue-Pemana pulang pergi. Direncanakan operasional pertama akan dilaksanakan pada bulan Juni 2016.
Dermaga fery Kewapante yang sudah selesai dibangun dan diresmikan
Rute ini merupakan usulan dari masyarakat ke kementrian Perhubungan RI sehingga pihak kementerian menjawab usulan itu dengan menyelesaikan pembangunan dermaga ferry yang sempat terlantar selama setahun usai pembangunan tahap pertama.
Demikian disampaikan Arnoldus Yansen, kepala ASDP Kupang saat ditemui Cendana News, Selasa (24/5/2016) di gedung DPRD Sikka.
Dikatakan Arnold, pihaknya hanya menjalankan perintah dengan mengoperasikan kapal ferry guna melayani rute tersebut. Rute yang akan dilewati ini sudah lulus survey sehingga tidak ada masalah.
“Kami di ASDP kan sesuai perintah karena rutenya berdasarkan usulan masyarakat ke kementerian,” ujarnya.
Arnoldus Yansen kepala ASDP Kupang (kiri) bersama kadis Perhubungan,Komunikasi dan Informatika Sikka
Mengenai anggota DPRD Sikka yang mempersoalkan rute ke Palue yang sangat beresiko dimana beberapa kapal sering tenggelam, Yansen katakan rute Palue ini merupakan rute baru dan belum pernah dicoba.
“Kita tdk boleh takut dengan masalah,”sebutnya.
Yansen juga menegaskan, pembangunan dermaga ferry ini sudah sesuai prosedur dan analisa AMDAL.
“Sudah sesuai prosedur sehingga dibangun, kalau kami kan tinggal menjalankan saja, kalau memang ditentukan rutenya maka kami akan layani dan jadwalkan seminggu sekali,” bebernya.
Yansen berharap semoga kehadiran dermaga ini bisa memenuhi keinginan masyarakat. Kapal ferry Umakulada yang dioperasikan nantinya  dapat mengangkut 32 kendaraan roda empat, sepeda motor 200 unit dan penumpang 400 orang. Tarif yang dikenakan akan disesuaikan dengan jarak.
“Tarifnya sudah ditetapkan dan nanti akan diumumkan kalau mau beroperasi,” pungkasnya.
[Ebed De Rosary]
Lihat juga...